Kebanyakan Pekerja Konstruksi Tak Punya Sertifikat Kompetensi

ILUSTRASI

SEMARANG, Jowonews.com – Sebagian besar tenaga kerja konstruksi di tanah air tidak memiliki sertifikat kompetensi. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, dari sekitar 8,2 juta tenaga kerja konstruksi di seluruh Indonesia, hanya 10 persen yang sudah bersertifikat atau berkompetensi.

Produsen baja ringan PT NS Bluescope Indonesia pun berupaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi melalui pelatihan yang bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Meski kerja sama belum resmi dilakukan secara tertulis tetapi kami sudah terlibat dalam penyusunan standar kompetensi tenaga kerja konstruksi sejak lama,” kata Presiden Direktur PT NS Bluescope Indonesia Simon Linge pada peluncuran produk rangka atap dan penutup atap Bluescope Zacs di Semarang, Kamis (24/11).

Pihaknya berharap, melalui pelatihan tersebut para aplikator akan memiliki standar yang sama dalam melakukan pemasangan atap, rangka atap, dan dinding dengan material baja ringan dengan benar.

Sementara itu, dengan dilakukannya pelatihan tersebut diharapkan dapat sekaligus memperluas pasar produk Bluescope di Indonesia khususnya Jawa Tengah.

“Banyak potensi yang dapat kami kerjakan di sini. Ke depan kami memprediksikan pasar kami akan meningkat mengingat sudah banyak masyarakat yang pindah dari material tradisional ke modern seperti baja ringan,” tandasnya. (jn19/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *