Berantas Pungli, TPKS Sterilkan Lapangan Penumpukan

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) berkomitmen memberantas pungutan liar di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas melalui langkah otomatisasi.

“Per tanggal 10 November lalu kami sudah melakukan otomatisasi mulai dari gerbang utama hingga lapangan penumpukan, langkah ini diharapkan dapat mengefisienkan operasional di TPKS,” kata General Manager TPKS Erry Akbar Panggabean di Semarang, Jumat (2/12).

Pada sistem otomatisasi tersebut, pihaknya mengontrol seluruh aktivitas di lapangan penumpukan melalui ruang kontrol. Oleh karena itu, tidak ada satupun petugas yang beraktivitas di lapangan penumpukan.

“Hanya sopir truk saja yang masuk ke lapangan penumpukan. Untuk bisa masuk ke lapangan penumpukan, mereka kami lengkapi dengan id khusus dengan ‘finger print’,” katanya.

Dengan langkah ini, tidak ada interaksi antara petugas dengan pihak luar. Selanjutnya, pungli dapat terhindarkan.

“Ini sejalan dengan target Pemerintah untuk memberantas pungli. Di sini semua pihak harus menciptakan suasana yang kondusif,” katanya.

Sementara itu, terkait penggunaan kartu identitas dan “finger print” tersebut, pihaknya memberikan pelatihan kepada para sopir truk.

Dari 3.000 sopir truk yang biasa melakukan aktivitas di TPKS, hingga saat ini baru 500 yang sudah menguasai tata cara yang diaplikasikan pada sistem otomatisasi ini.

“Oleh karena itu, sampai saat ini kami masih mendampingi sebagian sopir yang belum paham cara kerja alat-alat yang ada di TPKS ini,” katanya.

Dikatakan, selain membuat proses bongkar muat menjadi lebih mudah, otomatisasi ini juga mempercepat proses di lapangan penumpukan.

“Ada kemudahan dan kecepatan, dalam hal ini kami memberikan pelayanan prima kepada pengusaha,” tandasnya. (Jn19/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *