BMKG: Intensitas Hujan di Jateng Selatan Tinggi

  • Whatsapp
ILUSTRASI

CILACAP, Jowonews.com – Intensitas hujan pada bulan Desember di wilayah Jawa Tengah bagian selatan diprakirakan tinggi, kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap Teguh Wardoyo.

“Curah hujan bulan Desember di wilayah Cilacap bagian timur, Cilacap bagian barat, Cilacap bagian utara, dan Banyumas diprakirakan berkisar 300-500 milimeter. Ini masuk kategori tinggi,” kata Teguh di Cilacap, Jumat.

Ia mengatakan curah hujan sebagian besar wilayah Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo dan sebagian besar wilayah Kebumen diprakirakan sangat tinggi karena bisa lebih dari 500 milimeter.

Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat yang bermukim di daerah rawan longsor dan banjir agar meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan lebat guna mengantisipasi kemungkinan terjadi bencana.

Selain itu, kata dia, angin puting beliung juga masih berpotensi terjadi karena sifat hujan pada bulan Desember masih cenderung berlangsung pada sore hingga pagi hari.

“Jadi, kalau cuaca pada pagi hari terlihat cerah dan terasa panas dapat memicu pertumbuhan awan Cb (Cumulonimbus) yang berpotensi mengakibatkan terjadinya angin puting beliung,” jelasnya.

Teguh memprakirakan intensitas terjadinya petir pada bulan Desember cenderung berkurang jika dibanding dengan bulan November.

“Petirnya berkurang tapi masih ada,” tegasnya.

Disinggung mengenai realisasi curah hujan bulan November 2016 khususnya di kota Cilacap, dia mengatakan berdasarkan pantauan di Stasiun Meteorologi tercatat sebesar 538 milimeter sehingga tergolong normal Dalam kondisi normal, kata dia, curah hujan di Cilacap pada bulan November berkisar 400-600 milimeter.

Ia memprakirakan pengaruh La Nina sudah berkurang sehingga curah hujan pada bulan November relatif normal tidak seperti bulan Oktober.

“Curah hujan pada bulan Oktober kemarin tercatat mencapai 958 milimeter, sedangkan dalam kondisi normal hanya 380 milimeter,” katanya. (jn03/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *