Update Gempa Aceh: Evakuasi Korban Terus Dilanjutkan

ACEH, Jowonews.com – Pencarian dan penyelamatan korban akibat dampak gempa 6,5 SR di Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen dan Pidie, Aceh, sejak Rabu malam hingga Kamis pagi masih terus dilakukan oleh tim SAR bersama sejumlah relawan.

Kakanwil Kemenag Daud Pakeh melalui telepon kepada Antara di Jakarta, Kamis menjelaskan tim SAR gabungan masih mencari korban yang diperkirakan terjebak dalam reruntuhan bangunan. Hingga Rabu malam (7/12/2016) pukul 20.30 WIB masih dilakukan pencarian.

Daud menjelaskan, upaya yang dilakukan hingga saat ini adalah BPBD Kab. Pidie mengirimkan personil untuk membantu BPBD Kab. Pidie Jaya, Tagana Menyiapkan dukungan logistik ke lapangan di gudang Pidie Jaya, pasien RSUD Pidie Jaya dievakuasi dan dipindahkan ke RS Bireuren serta RS Kab Pidie.

Sementara, Kasi Operasi Basarnas Al-Husain di posko penanggulangan bencana di halaman Kantor Bupati Pidie Jaya, Kamis mengatakan, masih ada korban gempa yang tertimbun reruntuhan bangunan.

“Di Kecamatan Meureudu, Meurah Dua masih ada korban gempa yang tertimbun reruntuhan bangunan dan tim terus melakukan evakuasi terhadap korban,” katanya.

Pihaknya tidak bisa memastikan jumlah korban yang masih tertimbun reruntuhan bangunan tersebut dan Tim evakuasi terus melakukan pencariran korban gempa dengan mengerahkan alat berat beko (excavator). Ada pun tim yang melakukan evakuasi di lapangan terdiri atas Basarnas, Sar, PMI, TNI, Polri, dan tim relawan swadaya lainnya.

Diberitakan sebelumnya di Jowonews.com, gempa terjadi pada Rabu pagi Pukul 05.03 WIB menghancurkan sejumlah bangunan dan infrastruktur di kawasan tersebut. Kekuatan Gempa 6.5 SR, lokasi Gempa : 5.19 LU – 96.36 BT. Kedalaman Gempa: 10 Km.

Menurut Kabid Data Pusat Informasi dan Humas Kemenag, Sulistyowati, data yang diterima dari Kanwil Kemang Aceh masih terus bertambah hingga Kamis siang. Untuk data sementara yang berhasil dihimpun oleh BPBD dan sudah dikonfirmasi tercatat 94 orang tewas, satu orang hilang, 128 orang luka berat, 489 orang luka ringan dan ratusan bangunan rusak. (jn03/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.