Penyaluran CSR Bank Jateng Rp 350 M tak Jelas, Dirut tak Pernah Hadiri Rapat di Dewan

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – DPRD Jateng mempertanyakan realisasi penggunaan dana Corporate Social Responsibility (CSR)  Bank Jateng. Pasalnya, dana CSR yang mencapai Rp 350 miliar pada tahun 2016 dan harus diberikan kepada masyarakat penyalurannya tidak jelas.

Hal itu terungkap dalam rapat kerja Komisi C DPRD Jateng dengan Bank Jateng dan Biro Perekonomian, kemarin. Hadir dari Bank Jateng Komisaris Ir Sri Puryono dan FX Sugiyanto .

“Kita mempertanyakan penggunaan dana CSR Bank Jateng selama ini yang mencapai Rp 350 miliar. Kita harus diberi tahu. Tapi selama ini Radjim (Direktur Umum Bank Jateng,red) tidak mau memberikan data. Dengan alasan harus ada surat resmi dari DPRD,”ungkap Ketua Komisi C DPRD Jateng Asfirla Harisanto saat memimpin rapat.

Menurutnya, DPRD Jateng pun sudah menuruti permintaan Bank Jateng, yaitu dengan mengirimkan surat resmi. Tapi sampai sekarang DPRD Jateng tetap tidak diberi data mengenai penyaluran dana CSR tersebut. Sehingga DPRD kesulitan untuk melakukan kontrol sebagaimana fungsinya.

“Lebih parah lagi, direktur utama Bank Jateng selama ini tidak pernah mau hadir dalam rapat kerja dengan komisi C. selalu saja diwakilkan orang lain,”tukasnya.

Sentilan tak kalah keras disampaikan anggota Komisi C DPRD Jateng Mariya Tri Mangesti. Menurutnya, saat komisi C melakukan kunjungan kerja ke cabang Bank Jateng dan menanyakan penyaluran dana CSR, mereka juga mengaku tidak tahu. Alasannya semua ditangani pusat.

“Ini kan aneh sekali. Saat kita tanya ke cabang mereka tidak tahu penyaluran CSR Bank Jateng. Padahal sesuai aturan CSR itu harus disalurkan/diberikan kepada masyarakat sekitar,”katanya.

Politisi PDIP itu bahkan mengungkapkan mendapat kalau CSR Bank Jateng selama ini tidak disalurkan kepada masyarakat. Tapi lebih banyak untuk kegiatanatau mewah dan gramor. “Harusnya CSR Bank Jateng untuk masyarakat Jateng, karena itu bank milik masyarakat Jatengt,”ujarnya.

“Saya ini juga anggota Pansus CSR, tapi saya tidak pernah tahu penyalurannya. Ini kan aneh sekali. Bahkan RUPS Bank Jateng juga tidak pernah tahu,”imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Jateng Sri Puryono yang juga komisaris Bank Jateng mengaku pihaknya sudah memerintahkan kepada bawahannya di Bank Jateng untuk memberikan data CSR yang disalurkan kepada masyarakat.

“Sekarang ini era keterbukaan. Saya sudah perintahkan untuk memberi data CSR kepada DPRD. Saya sudah teken (tandaangan,red) langsung. Coba nanti di cek sudah terkirim apa belum,”akunya.

Sri Puryono juga berjanji, dalam kapasitasnya sebagai komisaris akan memerintahkan Dirut Bank Jateng untuk hadir setiap kali diundang rapat kerja dengan DPRD Jateng. “Saya sendiri selalu hadir kalau dipanggil dewan. Nanti saya akan perintahkan langsung dirut untuk menghadiri rapat dengan DPRD. Komisaris langsung yang memerintah,”tukasnya. (jn01/jn03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *