Jaga Gereja, Pamswakarsa Dibekali Bela Diri

  • Whatsapp
ILUSTRASI

TEMANGGUNG, Jowonews.com – Kepolisian Resor Temanggung membekali anggota pamswakarsa yang mengamankan perayaan Natal di sejumlah gereja di Temanggung dengan bela diri.

Wakapolres Temanggung, Kompol Dax Emmanuelle Samson Manuputty mengatakan pamswakarsa yang dilatih bela diri antara lain dari unsur pemuda gereja, ormas, pramuka, dan satuan pengamanan (satpam) setempat. “Mereka akan menjadi inti penjagaan di internal gereja. Polri konsentrasi pengamanan di luar gereja,” katanya, Kamis (22/12).

Ia mengatakan selama dua hari, anggota pamswakarsa itu mendapat pelatihan bela diri dan teknik pengamanan dari polri. Mereka juga dilatih cara menghadapi situasi darurat. “Bila ada kejadian yang tidak diinginkan seperti ada orang jahat yang akan mengganggu pelaksaaan ibadah, mereka dapat mengantisipasinya,” katanya.

Ia menuturkan jumlah anggota pamswakarsa dapat bertambah, seiring bertambahnya pemuda gereja yang ingin menjadi anggota pamswakarsa.

Kapolres Temanggung AKBP Wahyu Wim Hardjanto mengatakan Polres Temanggung berupaya maksimal dalam pengamanan Natal dan Tahun baru. Pada pengamanan Natal dan Tahun Baru diterjunkan sekitar 250 polisi dalam Operasi Lilin Candi 2016. Polri di-back up penuh oleh TNI dan dibantu potensi masyarakat yang ada.
“Kami fokus pengamanan di gereja dan tempat-tempat yang dijadikan perayaan keagamaan,” katanya ditemui usai gelar pasukan operasi Lilin Candi 2016 di Alun-Alun Temanggung.

Wakil Bupati Temanggung Irawan Prasetyadi mengatakan warga diharapkan menjaga toleransi beragama dan kondusivitas di Temanggung, sehingga tetap damai dan nyaman selama Natal dan Tahun Baru. (jn19/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *