Muspida Kota Semarang Bersaing dalam Stand Up Comedy

  • Whatsapp
Hendrar Prihadi

SEMARANG, Jowonews.com – Jajaran musyarawah pimpinan daerah Kota Semarang bersaing “stand up comedy” yang digelar pemerintah setempat dengan juri Cak Lontong.

Tampil pertama pada “Ramah Tamah dan Stand Up Comedy Pemkot Semarang dengan Muspida Kota Semarang” di Balai Kota Semarang, Jumat (30/12) malam, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Hendi, sapaan akrab sang wali kota, menyampaikan beberapa “joke”, salah satunya mengenai kegeramannya terhadap sikap banyak masyarakat Indonesia yang meremehkan kemampuan bangsanya sendiri.

“Kerangka berpikir semacam ini harus diubah. Seperti saat Tim Nasional Indonesia yang kembali meraih ‘runner up’ di Piala AFF. Banyak orang bilang, ‘Masa kalah lagi sama Thailand’,” katanya.

Ia menyayangkan banyak orang Indonesia yang justru mencibir kelemahan timnasnya, padahal sebenarnya tidak kalah dari kesebelasan negara-negara top, seperti Brazil, Argentina, dan Inggris.

“Mereka lupa kalau kesebelasan negara-negara yang sepak bolanya kuat, seperti Brazil, Argentina, dan Inggris saja tidak pernah juara AFF,” kelakarnya, disambut tawa hadirin.

Giliran kedua, Dandim 0733/BS Semarang Kolonel (Inf) Zainul Bahar tampil menyampaikan materi “stand up” mengenai pengalamannya ketika bertugas hingga fenomena “telolet”.

Kepala Kejaksaan Negeri Semarang Rizal Pahlevi tampil berikutnya, disusul Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi, dan Danlanal Semarang Kol Laut (P) Harnarko Djodi Pamungkas.

Tak ketinggalan, Komandan Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/5 Semarang Kolonel (CPM) Ahmad Barkah, dan jajaran pejabat Pemkot Semarang turut ambil bagian dengan “joke” segarnya.

Suasana bertambah meriah ketika Cak Lontong tampil, sekaligus menyampaikan hasil penilaian dari “stand up comedy” itu yang tentunya ditunggu-tunggu jajaran muspida yang menjadi peserta.

“‘Maafkan kalau saya tidak lucu’. Saya lihat semua peserta tadi bilang seperti itu. Dulu, saya juga seperti itu ketika awal tampil,” kata pemilik nama asli Lis Hartono itu.

Namun, semakin lama sering tampil melucu, dirinya mengaku lebih berani dan senang banyak penonton yang tidak tertawa daripada banyak yang tertawa tetapi tidak ada penontonnya.

“Coba saja kalau tidak percaya,” kelakar pria kelahiran Magetan, Jawa Timur, 7 Oktober 1970 itu, disambut gelak tawa seluruh penonton pada ajang “stand up” antarmuspida itu.

Tampil sebagai juara pada ajang “stand up” itu, Kepala BKD Kota Semarang Bambang Sukono, disusul Kajari Semarang Rizal Pahlevi, dan juara ketiga Kabag Pembangunan Setda Kota Semarang, Indriyasari. (jn03/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *