Gelombang Tinggi, KMP Siginjai Balik Arah

ILUSTRASi - Kapal Kartini

JEPARA, Jowonews.com – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Siginjai yang melayani penyeberangan dari Pelabuhan Jepara, Jawa Tengah, menuju Pulau Karimunjawa terpaksa balik arah karena gelombang tinggi, Jumat.

Menurut Syahbandar Jepara Suripto di Jepara, Jumat, KMP Siginjai tersebut berangkat dari Pelabuhan Jepara pada pukul 06.30 WIB.

“Saat berangkat, kapal penumpang tersebut mengangkut 143 orang dengan tujuan Karimunjawa,” ujarnya.

Pada saat berangkat, dia memastikan, cuaca laut memang baik dan pertimbangan lambung kapal tersebut juga masih berani melaut ketika gelombang hingga mendekati 2 meteran.

Akan tetapi, lanjut dia, ketika menempuh perjalanan 4 mil dari Pelabuhan Jepara, sekitar pukul 07.00 WIB tiba-tiba terjadi gelombang tinggi disertai angin kencang.

“Kecepatan angin berkisar 20 knots sedangkan gelombang antara 1,7-2 meter, sehingga memang tidak aman untuk berlayar. Akhirnya diputuskan KMP Siginjai untuk balik arah,” ujarnya.

Untuk saat ini, lanjutnya, posisi kapal belum merapat ke pelabuhan, namun dalam posisi aman.

Kecepatan angin yang cukup kencang, kata dia, juga tidak aman untuk berlayar.

Berdasarkan pantauan di lapangan, lanjut Suripto, cuaca laut terjadi hujan sedangkan ketinggian gelombang bisa mencapai 1,7 meter.

“Karena kapal Siginjai saja tidak berani melanjutkan perjalanan ke Karimunjawa, maka untuk kapal nelayan kami larang untuk melaut demi keselamatan,” ujarnya.

Untuk itu, Syahbandar Jepara mulai hari ini (6/1) tidak mengeluarkan surat persetujuan berlayar (SPB) untuk nelayan.

Sejak memasuki akhir tahun 2016 hingga memasuki awal tahun 2017, cuaca laut memang tidak menentu.

Para nelayan sendiri menyebutkan bahwa setiap bulan Desember, Januari dan Februari sebagai musim baratan yang ditandai dengan gelombang tinggi. (jn03/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *