AJT Bedah Rumah 3 Warga Semarang

  • Whatsapp
BANTU WARGA: Eko Haryanto didampingi Sekjen AJT Dwi Saputro SH bersama relawan AJT tampak sedang menyerahkan bahan bangunan kepada Suparlan, warga Kelurahan Gisikdrono, Semarang Barat yang rumahnya terkena longsor.

SEMARANG, Jowonews.com – Organisasi tanpa bentuk, Andalan Jeli Tangguh (AJT) kembali melakukan aksi sosial di Kota Semarang. Terbaru, Minggu (8/1) kemarin, AJT membedah dan membangun 3 rumah warga di Kota Semarang untuk mewujudkan rumah layak huni.

Aksi sosial itu dua diantaranya dilakukan di Kelurahan Pongangan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Salah seorang warga, Triyanti (55) seorang janda warga RT 2 RW 2 yang tidak memiliki rumah dibangunkan rumah oleh AJT.

Menurut Sekjen AJT Dwi Saputro SH, pembangunan rumah yang direncanakan berukuran 5 x 7 meter dengan menempati tanah milik Kelurahan Pongangan tersebut, dilakukan bekerjasama dengan warga setempat.

“AJT menyediakan seluruh bahan bangunan yang dibutuhkan. Sementara pengerjaannya akan dilakukan oleh warga sekitar,”ungkap Dwi Saputro disela-sela penyerahan material bahan bangunan kepada Triyanti.

Diharapkan, dalam jangka waktu duan minggu, rumah untuk Triyanti sudah selesai dan bisa ditempati. Karena selama ini Triyanti yang harta bendanya habis karena terlilit hutang rentenir hanya tinggal di satu petak rumah kontrakan bersama anaknya yang mengalami gangguan penglihatan.

“Kami berharap proses pembangunan cepat selesai. Kalau ada kekuarang bahan material, bisa langsung menghubungi kami di AJT. Semua akan kita siapkan,”janji Dwi Saputro.

Selain membangunkan rumah untuk Triyanti, di Kelurahan Pongangan AJT juga membedah rumah milik Ibu Liqiati (59) di RT 2 RW 1. Ibu Liqiati yang tinggal sebatang kara dengan seorang cucu, rumahnya sudah rusak parah dan tidak bisa memperbaiki.

Ibu Liqiati yang bekerja serabutan menjaga anak tetangganya hanya memiliki penghasilan rp 400 ribu/bulannya. Sehingga hidup pas-pasan dan tidak mampu memperbaiki rumahnya.

Tim AJT yang dipimpin Dwi Saputro pun menyerahkan bahan bangunan semen, pasir dan batako untuk renovasi ruman Ibu Liqiati.

Tidak hanya di wilayah Kecamatan Gunungpati. AJT pada hari yang sama juga melakukan bedah rumah Suparlan (60), warga Mintojiwo Raya No.31, RT 9 RW 4 Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat.

Rumah Suparlan sebelumnya terkena longsor tebing jalan setelah diguyur hujan deras. Rumah suparlan yang bangunan awalnya dari papan kayu dan triplek, akan dibangun dengan batako. Berdasarkan pantauan di lokasi, kemarin pasir, semen dan batako sudah di drop ke rumah Suparlan.

“Saya mengucapkan syukur alhamdulillah dapat bantuan dari AJT. Tanpa menunggu lama setelah ada teman dari AJT datang, dua hari kemudian langsung dikirimi material ini,”tukasnya. (jn01/jn03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *