Korban Tenggelam di Pantai Pandan Kuning Ditemukan Tewas

  • Whatsapp
ILUSTRASI

PURWOKERTO, Jowonews.com – Tim “search and rescue” (SAR) gabungan menemukan korban tenggelam di Pantai Pandan Kuning (bukan Pantai Petanahan seperti yang diwartakan sebelumnya), kata Koordinator Badan “Search and Rescue” Nasional (Basarnas) Pos SAR Cilacap Mulwahyono.

“Korban atas nama Khoerul Khafidin (15) ditemukan pada pukul 11.20 WIB dalam kondisi meninggal dunia di Tempat Pelelangan Ikan Tegal Retno, Petanahan, Kabupaten Kebumen, yang berjarak sekitar 2 kilometer sebelah timur lokasi kejadian,” katanya di Cilacap, Jawa Tengah, Selasa.

Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, kata dia, jenazah siswa Sekolah Menengah Pertama Ma’arif Kebumen itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soedirman, Kebumen, untuk menjalani pemeriksaan sebelum dipulangkan ke rumah duka, Desa Roworejo RT 02 RW 02, Kecamatan Kebumen.

Dengan ditemukannya jenazah Khoerul Khafidin, lanjut dia, operasi pencarian korban tenggelam di Pantai Panda Kuning ditutup dan seluruh potensi SAR yang terlibat dalam kegiatan tersebut telah kembali ke pangkalan masing-masing.

“Selain Basarnas, operasi pencarian korban tenggelam di Pantai Pandan Kuning juga melibatkan personel Polsek Petanahan, Koramil Petanahan, dan potensi SAR lainnya,” kata Mulwahyono.

Korban atas nama Khoerul Khafidin dilaporkan hilang akibat terseret gelombang di Pantai Pandan Kuning, Desa Karanggadung, Kecamatan Petanahan, Kebumen, pada hari Minggu (8/1), pukul 10.30 WIB.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban bersama dua rekannya, Andrian Syah Prayogo (17) dan Riski Fajri Ardiansyah (16) pergi berwisata ke Pantai Petanahan namun sesampainya di Pantai Pandan Kuning (tidak jauh dari Pantai Petanahan, red.), mereka memutuskan untuk mandi di objek wisata itu.

Setelah cukup lama mandi, Andrian Syah Prayogo dan Riski Fajri Ardiansyah mengajak Khoerul Khafidin untuk mengakhiri aktivitas mereka namun korban tidak menghiraukan ajakan itu.

Hingga akhirnya datang gelombang tinggi dan langsung menyeret korban ke tengah laut.

Kedua rekan korban segera melaporkan kejadian itu ke petugas loket Objek Wisata Pantai Petanahan, Lasino.

Akan tetapi ketika mereka kembali ke lokasi kejadian, tubuh korban sudah tidak terlihat lagi karena tenggelam. (jn03/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *