Pasar Gede Diklaim Tak Kalah dengan Supermarket

  • Whatsapp

SOLO, Jowonews.com – Pasar Gede yang terletak di pusat Kota Solo hingga sekarang tetap eksis terjaga sebagai pasar tradisional, dikelola secara modern. Bahkan saat ini tidak kalah dengan mal ataupun supermarket.

Demikian seperti yang dikatakan Koordinator Komunitas Paguyuban Pasar Gede (Komppag) Surakata, Wiharto.

“Para pedagang telah mensyukuri pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-87 Pasar Gede dapat mempertahanan sebagai pasar tradisional, tetapi pengelolaannya dilakukan secara modern atau tidak kalah dengan supermarket atau mal,” kata Wiharto di sela kirab tumpeng peringatan HUT Ke-87 Pasar Gede, di Solo, Kamis (12/1).

Wiharto mengatakan Pasar Gede sekarang menunjukkan ruang ketahanan sosial, budaya, dan ekonomi. Artinya, di dalam pasar tersebut berkaitan erat dengan seluruh kebutuhan hajad hidup masyarakat di Kota Solo.

“Saya pikir itu, yang menjadi tujuan kami, dan juga mempererat sebuah sinergisitas baik internal para pedagang maupun elemen seluruh masyarakat,” imbuhnya.

Para pedagang dalam acara HUT ke-87 Pasar Gede melakukan “Kembul Agung”, artinya makan bersama dalam satu nampan, mereka tidak berebut, dan berbagi bersama dengan masyarakat.

Menurutnya, dengan tema kebersamaan tersebut merupakan salah satu simbol identitas pasar tradisional yang legaliter sesuai dengan karateristik tradisional budaya.

Selain itu, para pedagang melakukan kirab tumpeng sebagai simbol ucapan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas beroperasinya pasar tradisional yang selama ini, untuk kebersamaan.

“Sebanyak 87 tumpeng dikirabkan mengelilingan Pasar Gede Jebres Solo, setelah itu, dibagikan ke semua lapisan masyarakat yang hadir di acara itu,” katanya.

Pasar Gede merupakan salah satu bangunan cagar budaya atau monomen pasar tradisional yang dikelola secara modern. Pasar ini, dibangun zaman kejayaan Paku Buwono X Keraton Kasunanan Surakarta pada 1930.

Wiharto berharap Pasar Gede ke depan lebih lestari, laris dan membuat orang kangen, sebagai tempat kebudayaan, serta mempunyai daya tarik sebagai salah satu venue pariwisata.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Subagiyo berharap para pedagang dengan peringatan HUT ke-87 Pasar Gede Solo ini, tetap menjaga kebersihan, keamanan, dan tertib, sehingga pengelolaannya tidak kalah dengan pasar modern.

“Kami berharap pedagang dapat menjaga pasar tetap bersih, ramah, jujur, aman, tertib, dan simpatik terhadap pengunjung, sehingga menjadi salah satu tujuan kunjungan masyarakat baik dari lokal maupun luar daerah,” kata Subagiyo. (Jn19/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *