Pelabuhan Tanjung Adikarto Belum Jadi, Produksi Perikanan Terkendala

  • Whatsapp
ILUSTRASI

KULON PROGO, Jowonews.com – Belum jadinya Pelabuhan Tanjung Adikarto menghambat produksi kelautan dan perikanan di Kulon Proggo DIY. Karena pelabuhan itu menjadi infrastruktur dasar dan kewenangan penanganan nelayan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo, Sudarna mengatakan sampai saat ini, infrastruktur dasar produksi kelautan yakni Pelabuhan Tanjung Adikarto belum jadi.

“Pelabuhan Pelabuhan Tanjung Adikarto kunci utama mendongkrak hasil perikanan tangkap. Saat ini, nelayan Kulon Progo hanya menggunakan kapal motor tempel yang ruang lingkup tangkapnya terbatas, dan hasilnya terbatas,” kata Sudarna.

Ia mengatakan DKP tingkat kabupaten hanya menangani dan mendampingi nelayan kecil. Sedangkan, nelayan yang skala menengah besar menjadi kewengan provinsi. “Kami sudah berbuat maksimal untuk mendongkrak produksi kelautan dan perikanan tangkap. Tapi kembali lagi, kewenangan kami mendampingi nelayan kecil,” katanya.

Kepala Bidang Kelautan dan Perikanan Tangkap DKP Kulon Progo, Prabowo Sugondo menuturkan profesi nelayan di Kulon Progo ini masih sambilan. “Selama pertanian masih menguntungkan, nelayan akan bertani. Selain itu, sebagian nelayan juga beralih profesi menjadi pembudi daya udang,” imbuhnya.

Ditambahkan, turunnya produksi perikanan tangkap laut juga dikarenakan produksi perikanan tangkap menggunakan perahu motor tempel sangat tergantung oleh cuaca, angin, gelombang, posisi bulan, dan pasang surut. (jn19/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *