PNS Jawa Tengah Diajak Manfaatkan Tax Amnesty

  • Whatsapp
ILUSTRASI

SEMARANG, Jowonews.com – Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah I Dasto Ledyanto mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah dalam memanfaatkan tax amnesty. Ini utamanya bagi kalangan pegawai negeri sipil (PNS).

Dukungan yang lebih sinergis dan lebih baik dari seluruh jajaran pemerintah daerah hingga level desa dan kecamatan dimaksudkan untuk memberikan edukasi perpajakan kepada seluruh kalangan masyarakat.
“Tujuannya adalah untuk menggali potensi pajak agar lebih optimal,” katanya disela sosialisasi amnesti pajak di lingkungan Pemprov Jateng di Kantor Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Jateng, Semarang, Senin (16/1).

Sejak awal Januari lalu program amnesti pajak sudah memasuki tahap ketiga atau merupakan kesempatan terakhir bagi para wajib pajak (WP) yang ingin mengikuti program tersebut.

Untuk deklarasi dalam negeri dan repatriasi harta dari luar negeri tarif uang tebusan sebesar 5 persen, sedangkan untuk deklarasi luar negeri mencapai 10 persen.

Sedangkan untuk WP UMKM dengan omzet usaha sampai dengan Rp4,8 miliar bisa mengikuti program amnesti pajak dengan tarif uang tebusan yang berlaku rata yaitu 0,5 persen.
Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak PNS ikut memanfaatkan program amnesti pajak yang saat ini memasuki tahap ketiga atau akhir. “Mengenai amnesti pajak ini ternyata sebelumnya masih banyak yang belum tahu mau mengisi apa dan apa yang harus diisi,” katanya.

Mengenai hal itu, Ganjar berharap agar PNS segera mendeklarasikan seluruh harta yang dimiliki khususnya harta yang dibeli sejak dulu hingga tahun 2015. “Yang belum mendeklarasikan agar segera mendeklarasikan. Saya, Wagub, dan Sekda sudah mulai, pada dasarnya ini bagian kita untuk membantu negara,” imbuhnya. (jn19/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *