Hendi Geram Taman Rusak Diinjak Pendemo

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi geram melihat taman di kawasan Jalan Pahlawan Semarang rusak akibat terinjak-injak pendemo yang melakukan aksi sehari sebelumnya.

Mendengar informasi rusaknya taman di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah itu, Rabu, Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi bersama jajarannya langsung meninjau lokasi untuk mengecek kerusakan.

Sebelumnya, Selasa (17/1), kawasan itu menjadi lokasi demonstrasi yang dihadiri ribuan orang, antara lain massa penolak Pabrik Semen Rembang dan dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jateng.

“Saya terus terang kecewa dan menyesalkan. Akibat demo, dampaknya taman jadi rusak. Boleh-boleh saja menyuarakan aspirasi,” katanya, didampingi Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Ia meminta pada aksi demontrasi ke depannya para koordinator lapangan (korlap) bisa mengarahkan massanya untuk melakukan aksi secara tertib dan menyampaikan aspirasi secara baik tanpa merusak taman.

Untuk antisipasi kerusakan serupa, kata dia, pihaknya akan meminta satuan polisi pamong praja (PP) untuk tidak hanya mengawasi pendemo, tetapi juga mengawasi aset pemerintah, seperti taman-taman.

“Kali ini, saya tidak akan mengundang korlap aksi kemarin. Namun, jika besok-besok masih seperti ini, kami akan memanggil korlapnya. Sampaikan aspirasi secara baik, dan tidak merusak taman,” katanya.

Berkaitan dengan kerusakan taman di Jalan Pahlawan, Hendi mengatakan segera melakukan perbaikan yang ditargetkan dirampungkan untuk mengembalikan keindahan taman yang berada di pusat kota itu.

Senada dengan itu, Ita, sapaan akrab Wakil Wali Kota Semarang juga mengungkapkan kekecewaannya dan akan segera dilakukan perbaikan yang membuat taman itu lebih bagus dibandingkan sebelumnya.

“Kami akan buat taman itu lebih berwarna dengan bunga berwarna-warni. Pot-pot yang ada di situ kami minta ditanami bunga. Jangan hanya yang berwarna hijau jadi kan kelihatan lebih berwarna,” katanya.

Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang Jaiz Suyono menyebutkan tanaman yang rusak, antara lain jenis hema, bayeman, dan ganyongan sepanjang 20 meter.

“Kami akan perbaiki dengan tanaman yang baru. Perkiraan kebutuhan anggarannya sekitar Rp50 juta. Kami akan langsung perbaiki taman ini dan diupayakan dalam satu hari bisa dirampungkan,” katanya.

Untuk mengantisipasi taman tersebut mengalami kerusakan lagi, Jaiz mengatakan akan mengoptimalkan keberadaan petugas yang ada untuk mengawasi keberadaan taman-taman tersebut, termasuk saat ada demonstrasi. Jn16-ant

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *