RSND Kini Buka Layanan Cuci Darah Homodialisa

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Rumah Sakit Nasional Diponegoro membuka layanan Hemodialisa mulai tanggal 3 Januari 2017. Untuk tahap awal  layanan hemodialisa di RSND berkapasitas 4 (empat) tempat tidur yang dilengkapi 10 (sepuluh) alat hemodialisia dengan teknologi terkini.

Direktur Medik dan Keperawatan Djoko Widyarto, dalam keterangannya yang dilansir Jowonews.com pada Rabu (18/1/2017) mengatakan bahwa Hemodialisa atau cuci darah merupakan tindakan medis dengan menggunakan mesin cuci darah sebagai pengganti fungsi ginjal yang rusak dalam penyaringan racun-racun hasil metabolisme dalam tubuh dan sekaligus mengeluarkannya.

Hemodialisa dikenal secara awam dengan istilah “cuci darah”. Terapi ini merupakan salah satu terapi bagi penderita penyakit gagal ginjal atau Chronic Kidney Disease (CKD).

“Sebagai terapi pengganti, cuci darah mempunyai tujuan untuk membuang produk metabolisme protein seperti urea, kreatinin dan asam urat, membuang kelebihan air, mempertahankan atau mengembalikan sistem buffer tubuh, mempertahankan atau mengembalikan kadar elektrolit tubuh dan memperbaiki status kesehatan penderita. Pasien gagal ginjal dapat hidup normal jika melakukan cuci darah teratur dan melakukan pengaturan pola makan dan minum sesuai anjuran dokter,” katanya.

“Tahap awal kami membuka 4 (empat) unit layanan hemodialisa, dalam waktu dekat kami akan menambah jumlah layanan hemodialisa menjadi 10 (sepuluh) unit untuk pasien rawat jalan, rawat inap dan ICU” jelas dr. Djoko.

Dalam waktu dekat RSND akan bekerjasama dengan BPJS Kesehatan agar dapat  memperluas jangkauan pelayanan kepada peserta BPJS Kesehatan. (jn03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *