BK Segera Rapat Video Porno Rusdiyanto

  • Whatsapp
Rusdiyanto Anggota DPRD Jateng dari Partai Nasdem yang diduga unggah video porno penari striptis.

SEMARANG, Jowonews.com –Badan Kehormatan (BK) DPRD Jawa Tengah segera menggelar rapat menyikapi dugaan pengunggahan video porno penari striptis oleh anggota Fraksi PDIP dari Partai Nasdem HM Rusdiyanto SH MH, ke grup WhatsApp DPRD Jateng, kamis (19/1).

Kepastian itu disampaikan Ketua BK DPRD Jateng, Bambang Haryanto, Jumat (20/1) kemarin. “Secara institusi kita di Badan Kehormatan DPRD Jateng akan segera menindaklanjuti. BK akan menggelar rapat terlebih dahulu,”ungkapnya.

Menurutnya, dirinya sudah menghubungi anggota BK untuk menggelar tapat internal. Rencananya rapat akan digelar pekan depan, antara hari Senin-Selasa (23-24/1). Setelah rapat itu, baru akan diketahui langkah-langkah yang akan ditempuh BK terkait video porno yang diduga diunggah Rusdiyanto tersebut.“Tunggu saja hari Senin mas. Kalau begitu nanti njenengan (Bahasa Jawa Anda,red) saya kabari hasil dan perkembangannya,”janjinya.

Bambang Haryanto yang juga anggota FPDIP DPRD Jateng ini juga mengaku sudah mengetahui adanya video porno yang diunggah di grup WA DPRD Jateng.“Kebetulan saya itu tidak begitu aktif di grup WA DPRD. Tapi kemarin langsung ada yang memberi informasi kepada saya. Jadi saya sudah tahu,”katanya.

Sementara itu berdasarkan percakapan di grup WA DPRD Jateng, sejumlah anggota DPRD Jateng mendesak BK segera bertindak. “BK turun,”.  “Yo semprit wae tow seng gawe,”. “Mana BK DPRD Prov Jateng,”ungkap anggota DPRD Jateng dalam grup WA.

Dalam percakapan di grup WA tersebut, Rusdiyanto tampak menyangkal dan seolah-olah mencari kambing hitam.

Ketua Partai Nasdem Jateng Setyo Maharso mengaku sudah mendapat laporan terkait dengan ulah anggotanya Rusdiyanto yang mengunggah video porno di grup WA anggota DPRD Jateng. Setyo Maharso berjanji akan melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan.“Kita sudah mendapatkan laporan tadi. Kita sangat menyayangkan sekali. Sehingga untuk menyikapi kita akan undang yang bersangkutan untuk member klarifikasi.

 Kapan klarifikasi itu dilakukan?Setyo menyampaikan secepatnya. Supaya semuanya menjadi jelas dan gambling. Nanti pihaknya juga akan minta laporan secara tertulis dari fraksi (FPDIP, red).

Kalau hasil klarifikasi memang benar adanya, yang bersangkutan pasti akan diberi sanksi. Sanksi terberat adalah bisa diberhentikan sebagai anggota dewan. “Paling berat bisa diberhentikan sebagai anggota dewan,”tukasnya.

Sayang sampai berita ini ditulis, Rusdiyanto tetap belum bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi ponselnya terdengar nada tidak aktif. Ketika di cari di ruang kerjanya di FPDIP dan Komisi E DPRD Jateng, yang bersangkutan juga tidak ada. Karena tidak masuk kantor. (jn01/jn03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *