Dokumen APBD Belum Diserahkan Dewan, Kinerja Pemprov Dipertanyakan

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – DPRD Jateng mengeluh sampai sekarang Pemprov Jateng belum menyerahkan buku penjabaran Perda APBD TA 2017.  Padahal, Perda APBD TA 2017 sudah ditetapkan pada tanggal 29/12) 2016.

Keluhan itu disampaikan anggota Komisi C DPRD Jateng Bambang Eko Purnomo, Jumat (20/1) kemarin. “Kami di DPRD Jateng sekarang ini bingung. Sampai sekarang buku penjabara Perda APBD 2017 kok belum diserahkan ke DPRD. Ada apa ini dengan eksekutif,”tegasnya.

Menurutnya, kalau dihitung dari tanggal penetapan Perda APBD TA 2017 yang dilaksanakan pada tanggal 29 Desember 2016, maka jangka waktunya sudah 20 hari lebih. Sesuai aturan, paling lambat 7 hari setelah ditetapkan menjadi Perda APBD 2017, seharusnya sudah harus masuk ke Kemendagri.

BEP, begitu biasa Bambang Eko Purnomo dipanggil menyatakan kalau semua itu menjadi bukti ketidak mampuan pengelolaan pemerintahan di Jateng sekarang ini. Khususnya personil hasil penataan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru.

“Kalau memang mampu, mestinya buku APBD itu sekarang sudah jadi dan kami sudah menerima. Tapi sampai sekarang kami belum menerimanya,”paparnya.

Implikasi belum adanya buku penjabaran Perda APBD 2017, masih menurut BEP sangat luas sekali. Semua kegiatan di SKPD terhambat semua.

“Program kerja mungkin bisa jalan dengan dana talangan. Tapi kan tidak maksimal kalau menggunakan dana talangan,”tandasnya.

Plt Biro Keuangan Pemprov Jateng Sumarno ketika dikonfirmasi mengatakan, soal Perda APBD TA 2017 sudah masuk ke Kemendagri sejak minggu kemarin.

“Itu sudah jadi mas. Minggu kemarin sudah kita serahkan ke Kemendagri,”akunya.

Namun, setelah dari Kemendagri masih membutuhkan proses percetakan. Sehingga sampai sekarang belum diserahkan ke DPRD Jateng.

Sumarno menjanjikan pekan depan buku APBD 2017 sudah diserahkan kepada DPRD Jateng. “Pekan depan kita serahkan mas,”tukasnya. (jn01/jn03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *