Festival Kuliner Imlek Dijaga Ketat Brimob

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Festival Kuliner Imlek yang sempat menimbulkan pro kontra tetap terlaksana, namun dengan pengawalan ketat dari kepolisian.

Festival yang menyajikan makanan olahan berbahan daging babi di Kota Semarang, Jawa Tengah, dijaga personel Brimob bersenjata lengkap dari kepolisian resor setempat.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji membenarkan penjagaan yang dilakukan terhadap fetival kuliner yang digelar sejak 23 hingga 29 Januari tersebut.”Ya, memang benar,” katanya, Selasa (24/1).

Kapolrestabes sendiri memang memberi izin pelaksanaan kegiatan tersebut meski sempat ditolak oleh ormas keagamaan karena sebelumnya mengambil judul “Pork Festival”.

Belasan polisi yang terdiri atas personel Brimob dan Sahbara Polrestabes Semarang berjaga di lokasi festival yang digelar di halaman parkir Mal Sri Ratu Semarang.

Ketua Komunitas Kuliner Semarang Firdaus Adinegoro mengatakan penjagaan tersebut merupakan inisiatif kepolisian.

“Meskipun ada penjagaan Brimob bersenjata, pengunjung tidak merasa terganggu,” katanya.

Dia mengatakan festival diisi oleh sekitar 40 gerai yang 30 di antaranya menyediakan kuliner dengan menu babi.

Ia mengakui jumlah peserta festival kuliner meningkat dibandingkan dengan kegiatan serupa pada tahun sebelumnya.

“Tahun lalu hanya sekitar 20 gerai yang menjual menu babi, ini menunjukkan para penjual masakan babi ini sudah berani muncul,” imbuhnya.

Ia menuturkan festival itu sesungguhnya mengambil konsep perayaan malam tahun baru Imlek yang diisi dengan makan besar.”Sebenarnya tidak hanya babi, tetapi juga ikan,” tambahnya. (Jn19/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *