Hari Ini BK Periksa Rusdiyanto, Terkait Dugaan Penyebaran Video Porno

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com –Badan Kehormatan DPRD Jateng, Rabu (25/1) hari ini mulai memeriksa anggota FPDIP dari Partai Nasdem HM Rusdiyanto SH MBA, terkait dugaan mengunggah video porno ke grup WhatsApp DPRD, Kamis (19/1).

Kepastian tersebut disampaikan langsung Ketua BK DPRD Jateng Bambang Haryanto. Dimana sebelumnya Senin (23/1) sore, BK DPRD sudah menggelar rapat internal.
“Kita rapat internal kemarin sore (Senin, red). Rabu (hari ini, red) kita akan mengundang yang bersangkutan (Rusdiyanto,red) untuk diklarifikasi,”ungkapnya.

Politisi PDIP ini berharap dapat segera menyelesaikan pemeriksaan terhadap Rusdiyanto. Sehingga semuanya menjadi gamblang dan jelas. “BK mengupayakan tidak terlalu lama,”tukasnya.

Sementara itu ulah Rusdiyanto selama ini diduga telah meresahkan banyak pihak di DPRD Jateng. Selain diduga telah mengunggah video porno ke grup WA DPRD, selama ini diduga juga sering membawa wanita ke mess DPRD Jateng di Papandayang, Semarang.

Bahkan menurut salah seorang staf di setwan, Rusdiyanto juga menyerahkan kunci mess kepada wanita simpanannya. “Ya mas….itu kunci mess saja diserahkan kepada wanita lain,”ungkap salah seorang pegawai setwan yang tidak mau dikorankan.

Sayang sampai berita ini ditulis, Rusdiyanto tetap belum bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi ponselnya terdengar nada tidak aktif. Ketika di cari di ruang kerjanya di FPDIP dan Komisi E DPRD Jateng, yang bersangkutan juga tidak ada. Karena tidak masuk kantor.

Sebagaimana diberitakan, kalanganan anggota DPRD Jateng heboh. Salah seorang anggota FPDIP dari Partai Nasdem, HM Rusdiyanto SH MBA, diduga telah mengunggah video porno penari striptis di grup WhatsApp (WA) anggota DPRD Jateng, Kamis (19/1) kemarin.

Video yang diunggah di grup WA tersebut berdurasi kurang lebih 2 menit. Menampilkan seorang penari striptis tanpa celana dan hanya memakai baju kemejan panjang warna merah jambu.

Penari striptis dengan rambut panjang sebahu itu terus berjoget sambil diiringi musik. Kemudian seiring berjalannya waktu, si penari mulai membuka kancing bajunya dari atas satu per satu.

Akhirnya, semua kancing baju terbuka dan penari itu melepas bajunya serta menaruhnya di lantai. Sehingga akhirnya penari striptis dalam video itu menari tanpa busana sama sekali.

Unggahan video tidak senonoh dari kader Partai Nasdem itu pun langsung mendapat reaksi keras dari kalangan anggota dewan yang ada di grup WA DPRD Jateng.
Diantaranya ada yang menyampaikan keprihatinannya, ada yang minta Badan Kehormatan (BK) DPRD bertindak, tapi juga ada yang menanggapi secara bercanda.

“ Iki piye jan2 e…..ceto opo ora mas Dyan iki…”. “Awake dewe iki dewan lho dul…mengko keno semprit,”. “Gak bijak dan ini porno mas diyan. Kenapa di share ke sini?,”. “Iki to kirimane seorang doctor….apa itu isi disertasinya yah…gak layaklah pakai medua ini sory kalau aku kasar ya..,”.

Tapi diangara anggota dewan ada juga yang menanggapi pakai candaan “Hot hot pop…,”
Ada juga permintaan maaf yang mengatasnamakan Partai Nasdem. “Kami atas nama DPW Partai NasDem Jawa Tengah mohon maaf atas kekhilafan anggota kami. Terumakasih. Segera nanti akan kami selesaikan di internal paratai kami…,”.

Sayang sampai berita ini ditulis, Rusdiyanto belum bisa dikonfirmasi. Berulang kali dihubungi ponselnya, terdengar nada tidak aktif. Saat di sms juga tidak dibalas.
Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi mengaku menyayangkan kejadian itu. Menurutnya mengunggah video porno di grup WA DPRD itu sangat tidak pas sama sekali. “Janganlah kayak begitu. Di grup itu kan juga ada ibu-ibu. Kalau mau ke pribadi-prbadi ya di japri saja,”katanya.

Apa yang dilakukan Rusdiyanto itu urusan pribadi tidak ada kaitannya dengan fraksi atau kelembagaan dewan. “Tapi kalau begitu memang Badan Kehormatan (BK) DPRD Jateng harus bergerak. Nanti biar diundang,”tukasnya. (jn01/jn03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *