Harga Cabai di Purwokerto Masih Bertahan Tinggi

  • Whatsapp
ILUSTRASI

PURWOKERTO, Jowonews.com – Harga cabai rawit merah di pasar tradisional Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, bertahan tinggi akibat minimnya pasokan dari petani.

Dari pantauan di Pasar Manis, Purwokerto, Kamis, harga cabai rawit merah masih bertahan sebesar Rp120 ribu per kilogram dalam dua pekan terakhir.

Sementara di Pasar Wage, Purwokerto, yang dalam satu pekan terakhir sempat mencapai Rp120 ribu/kg, turun pada kisaran Rp110 ribu hingga Rp117.500,00/kg.

Nisah (58), pedagang di Pasar Wage, mengatakan bahwa saat ini sulit mendapatkan cabai rawit merah sehingga berdampak pada harga.

“Saya dapat pasokan cabai rawit merah dari Temanggung atau Magelang, kadang dari Jawa Timur. Harganya juga sudah tinggi,” katanya.

Oleh karena itu, dia mengaku tidak berani menyediakan cabai rawit merah karena khawatir tidak laku terjual.

Saat kondisi harga masih normal, dia menyediakan cabai rawit merah hingga 2 kuintal untuk kebutuhan selama 2 hari. Namun, sekarang hanya menyediakan 1 kuintal.

“Biasanya saya mampu jual cabai rawit merah sebanyak 1 kuintal per hari. Belakangan ini bisa terjual 70 kilogram saja sudah sangat bagus,” katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Banyumas Wahyu Adhi F. mengakui bahwa hingga saat ini harga cabai rawit merah, khususnya di Purwokerto, masih bertahan tinggi.

“Bahkan, di Pasar Manis masih mencapai Rp120 ribu/kg,” katanya.

Menurut dia, masih tingginya harga cabai rawit merah akibat minimnya pasokan dari petani di sentra penghasil komoditas itu yang sebagian besar di luar wilayah Banyumas. (jn03/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *