Kunjungi 314 Masjid dan Mushala, Hendi Raih Rekor Muri

  • Whatsapp
Hendrar Prihadi

SEMARANG, Jowonews.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meraih penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) dari kunjungan yang dilakukan di 314 masjid dan mushala di wilayah itu.

Penyerahan penghargaan diserahkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di Markas Muri di Kompleks Jamu Jago, Semarang, Jumat, disaksikan secara langsung oleh Pendiri Muri Jaya Suprana.

Dengan penghargaan itu, Hendi, sapaan akrab orang nomor satu di Kota Semarang itu, dinobatkan oleh Muri sebagai “Pejabat Yang Shalat Berjamaah Secara Berkesinambungan di Masjid Terbanyak”.

“Muri ingin mempersembahkan karyanya untuk menggugah semangat kebangsaan nasional agar bangsa Indonesia bangga atas prestasi bangsa sendiri. Jangan membanggakan prestasi bangsa lain,” kata Jaya Suprana.

Menanggapi penghargaan yang diberikan Muri, Hendi mengaku tidak menyangka akan dinobatkan Muri seperti itu, sebab aktivitas ke masjid atau mushala itu dinilainya wajib dilakukan seorang muslim.

“Wali kota tersoleh atau tidak, saya tidak pernah berpikiran ke situ,” kata politikus PDI Perjuangan itu.

Menurut dia, kegiatan itu tidak hanya mengunjungi masjid atau mushala, melainkan juga mendorong shalat berjamaah yang ternyata sudah berjalan di 314 masjid dan mushala sejak dirinya menjabat di akhir 2013.

“Ini kami lakukan untuk lebih membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya shalat berjamaah di masjid dan mushala. Tentunya, kegiatan ini tidak hanya berhenti di 314 masjid dan mushala ini saja,” katanya.

Ia menyebutkan saat ini terdapat setidaknya 1.186 masjid dan 1.966 mushala yang ada di Semarang yang diharapkannya seluruhnya bisa dikunjunginya selama masa kepemimpinannya periode ini.

“Ya, harapan kami kegiatan ‘roadshow’ di masjid dan mushala ini terus berjalan ke seluruh masjid dan mushala yang ada di Semarang. Sembari berinteraksi, menyapa, dan menyerap aspirasi masyarakat,” katanya.

Selain Hendi, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga menerima penghargaan dari Muri karena dinilai aktif berinteraksi dengan masyarakat melalui media sosial “Twitter”.

Kemudian,Kodam IV/Diponegoro karena menjadi kodam yang melaksanakan bakti sosial operasi katarak dengan pasien terbanyak, Samuel A. Budiono karena menjadi komponia pertama yang memadukan unsur musik dan arsitektur.

Penghargaan juga diberikan kepada Brians Tjipto Meidianto (11) karena menjadi penulis buku origami termuda, Rony Sudarmawan Theryo karena menjadi penyusun buku pertama tentang “mould and dies”.

Terakhir, masyarakat Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, DIY, karena telah mendeklarasikan kota ramah anak dengan bergandeng tangan sebanyak 7.366 orang berjajar terpanjang yakni 7.359 meter. Jn16-ant

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *