Rajin Ngetweet, Gubernur Ganjar Terima Penghargaan Muri

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia karena dinilai aktif berinteraksi dengan masyarakat melalui media sosial “twitter”.

Penghargaan diserahkan langsung oleh pendiri MURI Jaya Suprana kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Semarang, Jumat.

Jaya Suprana menjelaskan bahwa penghargaan yang diberikan MURI merupakan menghargai Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam berkomunikasi dengan masyarakat.

Ia menilai, komunikasi antara pemimpin daerah dengan rakyat sejumlah daerah di Indonesia masih buruk.

“Andaikata ada, biasanya cuma komunikasi pura-pura, cuma didengar tapi tidak dipedulikan,” ujarnya.

Menurut dia, upaya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan komunikasi dengan rakyat melalui “twitter” yang disertai dengan tindakan nyata itu layak dihargai.

“Hal tersebut bisa menjadi suri teladan bagi seluruh pejabat daerah (dalam berkomunikasi dengan rakyatnya),” katanya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengungkapkan bahwa penggunaan media sosial berupa “twitter” menjadi salah satu cara dan alat kerja bagi dirinya untuk memantau apa yang terjadi di masyarakat.

“Saya gunakan media sosial setelah saya menjadi gubernur, saya ingin menjangkau masyarakat Jateng di 35 kabupaten/kota. Ini kalau blusukannya riil, keblusuk ‘tenan’, maka saya berpikir untuk blusukan virtual, sekadar untuk merasakan denyut pikiran serta harapan yang ada di rakyat,” ujarnya.

Ganjar berharap penghargaan dari MURI yang diterimanya ini menjadi motivasi bagi semua orang untuk berprestasi sesuai dengan keahlian masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, MURI juga menyerahkan penghargaan kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi karena menjadi pejabat yang shalat berjamaah secara berkesinambungan di masjid terbanyak, Kodam IV/Diponegoro karena menjadi kodam yang melaksanakan bakti sosial operasi katarak dengan pasien terbanyak, Samuel A. Budiono karena menjadi komponia pertama yang memadukan unsur musik dan arsitektur.

Kemudian, penghargaan kepada Brians Tjipto Meidianto (11) karena menjadi penulis buku origami termuda, Rony Sudarmawan Theryo karena menjadi penyusun buku pertama tentang “mould and dies”, dan masyarakat Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, karena telah mendeklarasikan kota ramah anak dengan bergandeng tangan sebanyak 7.366 orang berjajar terpanjang yakni 7.359 meter. Jn16-ant

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *