Awasi Pemain Asing, PSSI Gandeng Imigrasi

  • Whatsapp

JAKARTA, Jowonews.com – PSSI akan melibatkan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk mengawasi izin tinggal para pemain asing yang bermain di kompetisi pra-musim Piala Presiden 2017.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden 2017, Iwan Budianto, di Jakarta, Kamis.
Dia mengatakan, PSSI akan menghubungi pihak Imigrasi segera setelah pendaftaran nama pesepak bola luar negeri selesai.

“Pendaftaran pemain asing itu ditutup sehari setelah pertandingan terakhir di masing-masing daerah. Jadi paling cepat tanggal 5 atau 6 Februari 2017 kami melakukan rekapitulasi dan setelah itu berkomunikasi dengan Imigrasi,” ujar dia.

Dia melanjutkan, kebijakan ini dilakukan salah satunya karena ada rekomendasi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). BOPI tidak ingin para pemain asing yang berlaga di Piala Presiden melanggar undang-undang yang berlaku.

PSSI memang membebaskan 20 klub yang berkompetisi di Piala Presiden 2017 untuk memakai jasa pemain asing dengan jumlah bebas, bahkan bisa mencapai 50 persen dari maksimal pemain yang dibawa ke Piala Presiden 2017 yaitu 30 orang.

Aturan ini sengaja diperlonggar dari ketentuan Liga Satu, kompetisi sepak bola nasional tertinggi dimulai 26 Maret 2017, yang mengharuskan tim memiliki hanya tiga pemain asing (aturan dua plus satu), dua dari luar negeri non-Asia dan satu dari Asia, agar klub bisa melakukan seleksi jelang kompetisi Liga Satu yang dimulai pada 26 Maret 2017.

Karena pemain asing tidak harus dikontrak oleh klub, PSSI menyatakan mereka bisa bertanding mengandalkan visa semata. “Mereka tidak harus dikontrak, bertanding dengan visa saja tidak apa-apa,” tuturnya. (Jn19/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *