Pergub Telat, Ribuan GTT Belum Gajian

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Sebanyak 7.768 guru tidak tetap (GTT) dan 7.550 pegawai tidak tetap (PTT) di lingkup SMA/SMK se-Jawa Tengah belum menerima gaji bulan Januari 2017.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo, membenarkan hal tersebut karena terkait alih kewenangan SMA/SMK dari pemerintah kabupaten/kota ke pemerintah provinsi.

Ia mengakui jika Pemerintah Provinsi Jawa Tengah belum bisa menyalurkan anggaran karena menunggu keputusan formulasi gaji yang akan diatur lewat peraturan gubernur.

“Pergub tersebut masih berupa draf dan sedang dibahas Biro Hukum Setda Pemprov Jateng dan kami tidak bisa memastikan kapan pergubnya akan dikeluarkan, tapi yang jelas kami berusaha secepatnya,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pada pergub tersebut ada formulasi gaji yang akan diterima GTT dan PTT setiap bulan dengan hitungan, jika GTT merupakan guru linier yang porsi mengajarnya 24 jam dalam seminggu akan mendapat gaji sesuai nilai upah minimum kabupaten/kota (UMK) di masing-masing daerah.

Angka itu masih ditambah 10 persen dari UMK, sedangkan GTT yang tidak linier, hitungannya adalah UMK dibagi 24 dan hasil itu menjadi gaji per jam mengajar.

“Untuk nominal gaji PTT, ada kualifikasi sesuai ijazah terakhir mereka, namun rumus ini masih gambaran dan belum fix karena akan disesuaikan dengan kekuatan anggaran Pemprov Jateng,” ujarnya.

Gatot hanya memastikan, jika pergub disahkan, maka ribuan GTT dan PTT akan langsung mendapat gaji dua bulan sekaligus yaitu bulan Januari dan Februari.

“Sebenarnya, sambil menunggu pergub, masing-masing sekolah bisa menalangi gaji GTT dan PTT, tapi itu kalau masing-masing sekolah mampu,” terangnya. (Jn19/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *