Kasus Video Porno, BK DPRD Jateng Dalami Keterangan Rusdiyanto

  • Whatsapp
Rusdiyanto Anggota DPRD Jateng dari Partai Nasdem yang diduga unggah video porno penari striptis.

SEMARANG, Jowonews.com – Badan Kehormatan (BK) DPRD Jateng tidak akan mengabaikan kasus dugaan pengunggahan video porno penari striptis ke grup WhatsApp (WA) DPRD Jateng.

HM Rusdiyanto SH MBA, anggota DPRD dari Partai Nasdem yang diduga mengunggah video tersebut telah menyampaikan kronologis tertulis kepada BK, Kamis (2/2) kemarin.

Hal itu disampaikan Ketua BK DPRD Jateng Bambang Haryanto, Jumat (3/2). “Kasusnya masih terus berjalan mas. Kemarin (Kamis 2 Februari,red) Pak Rusdiyanto telah menyerahkan kronologis tertulis kepada BK,”ungkapnya.

Penyerahan kronologis kejadian secara tertulis itu sesuai dengan permintaan BK saat memeriksa Rusdiyanto di ruang BK, Rabu (25/1). Penyerahan disampaikan melalui staf setwan yang menjadi pendamping BK.

Namun demikian, Bambang mengaku belum mengetahui pasti isi kronologis kejadian secara tertulis yang disampaikan Rusdiyanto kepada BK tersebut. Sebab, agenda kegiatan kedewanan yang sangat padat, sehingga belum sampai kepada dirinya.

Lebih lanjut politisi PDIP ini menyampaikan, BK baru akan menindaklanjuti kasus Rusdiyanto setelah kegiatan reses tanggal 6-11 Februari 2017. “Kegiatan kedewanan kita memang sangat padat. Setelah reses tanggal 6-11 Februari, kita baru bisa menangani persoalan terkait Pak Rusdiyanto,” katanya.

Dalam kesempatan itu, nantinya BK akan mendalami apa yang disampaikan Rusdiyanto secara lisan dan yang tertulis. Karena kalau melihat sepintas memang ada perbedaan. “Nanti akan kita dalami yang telah disampaikan secara lisan dan tertulis,”ujarnya.

Dengan pendalaman tersebut, ketika BK nanti mengambil keputusan sudah memiliki dasar-dasar yang kuat. Sehingga tidak ada yang merasa dirugikan.

Apakah BK akan mengundang ahli IT karena Rusdiyanto mengaku ponselnya di-hack? Bambang menyampaikan sampai saat ini belum ada rencana itu.

“Mungkin teman-teman BK secara pribadi nanti bisa meminta analisa temannya/orang yang memiliki keahlian IT,” tukasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Rusdiyanto SH MBA yang diduga mengunggah video porno penari striptis ke grup WhatsApp diperiksa Badan Kehormatan (BK) DPRD Jateng, Rabu (25/1). Rusdiyanto diperiksa kurang lebih 2 jam dari pukul 13.00 WIB-15.20 WIB, di ruang BK lantai IV Gedung Berlian.

Dalam pemeriksaan tersebut, Rusdiyanto membeberkan kejadian pengunggahan video porno penari striptis yang terjadi Kamis (19/1). Tapi di hadapan BK yang mengklarifikasi, Rusdiyanto tidak mengakui kalau itu perbuatannya.

Alasannya, saat itu dia tidak tidak pegang HP dan sedang menguras kolam ikan. “Saat itu HP (handphone) tidak ada di tangan saya. Saya lagi nguras kolam,” elaknya di hadapan anggota BK DPRD Jateng.

Lebih jauh, Rusdiyanto mengaku ponselnya telah di hack orang. “Handphone saya di-hack orang, bukan hanya mengirimkan video porno, melainkan ada juga minta-minta pulsa‎. Itu juga masuk ke beberapa kontak WhatsApp pribadi maupun di group,” elaknya.

Namun, semua alibi/alasan yang disampaikan Rusdiyanto tampaknya tidak masuk akal. Kalau memang di-hack orang, mestinya dia tidak bisa merespon apa yang terjadi di grup WA DPRD. Tapi seharian itu dia tetap bisa merespon percakapan di WA grup DPRD. Sehingga alasan yang disampaikan bahwa HP-nya di-hack orang terkesan dipaksakan.

Hal itu tampak jelas kalau mencermati kronologis kejadian. Berdasarkan data di grup WA anggota DPRD Jateng, video itu  diunggah Kamis (19/1) pukul 11.46.

Pada pukul 11.47 mulai mendapat respon dari anggota komisi B Didik Hardian dengan acungan jempol 5 dan dilanjutkan kata ‘Siiiip’.

Setelah itu pada pukul 11.49, Rusdiyanto yang dalam grup WA diberi nama Mas Dyan R kembali merespon “loh itu terima koh ya embuh inyong ora ngerti”.

Pukul 11.51 Didiek Hardiana kembali merespon dengan gambar orang lari. Sementara anggota komisi E Kukuh Birowo menyampaikan “Awak e dewe iki dewan lho dul…..mengko keno semprit”, sambil memasang logo kartu merah.

Menanggapi situasi itu, Rusdiyanto pukul 11.58 kembali merespon dengan nada seolah menantang. Ia bilang “yo semprit wae tow seng gawe,” ungkapnya.

Komunikasi lewat WA grup DPRD itu terus berlanjut dan melibatkan Rusdiyanto terus sampai pukul 16.04. Dengan fakta itu, alasan yang disampaikan Rusdiyanto tampaknya tidak masuk akal kalau HP-nya di hack orang.

Terkait dengan kronologis percakapan dari menit ke menit yang melibatkan Rusdiyanto tersebut juga sempat dipertanyakan anggota BK Yudi Indras Wiendarto. Yudi menyampaikan fakta percakapan itu tidak klop dengan alasan HP Rusdiyanto di-hack.

“Bagaimana kita memberi penjelasan kalau ditanya wartawan? Pukul 11.49 ternyata masih pegang HP dan merespon,” katanya lantang.

Sementara itu ketika dikonfirmasi usai diperiksa BK 2 jam, Rusdiyanto juga membantah dirinya telah mengunggah video porno ke grup WA DPRA Jateng.

“Saat itu HP saya lagi nguras kolam. Kemudian sekitar jam 10 lewat ada ramai-ramai itu. Lho kok saya ngirim gambar. Gambar apa yang saya kirim itu?. Kemudian saya curiga pada seseorang. Karena pada saat itu hp di meja jauh dari kolam. Dan yang duduk disitu adalah Fajri Rizal Abdullah,” .

Rusdiyanto juga menegaskan kalau HP nya telah di hack orang “Handphone (HP) saya telah di-hack orang. Bukan saya yang mengunggah vodeo itu,” elaknya.

Sekarang ini dirinya sedang mengumpulkan bukti dan saksi terkait kejadian itu. “Buktinya ya itu, teman yang dimintai pulsa. Saya kan tidak penah minta,” katanya.

Bahkan Rusdiyanto menyatakan akan melaporkan ke kepolisian orang yang telah meng-hack ponselnya.(jn22)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *