Harga Cabai Ditentukan Pedagang Besar

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Koordinator petani cabai Kabupaten Magelang Tunov Mondroatmojo menyatakan selama ini harga cabai dari petani ditentukan oleh pedagang besar melalui sistem lelang.

“Meski pedagang besar yang menentukan, kami para petani sudah tahu harga terendah berapa. Kami memperoleh informasi harga terendah yang berlaku saat itu dari Jakarta,” katanya di Semarang, Rabu (8/2).

Diakuinya, hingga saat ini harga cabai masih berada di level tinggi. Dari hasil lelang yang dilakukan kemarin, Tunov mengatakan diperoleh harga Rp 106.000/kg.

Menurut dia, harga cabai masih berada di level tinggi akibat menurunnya volume panen cabai sebagai dampak dari tingginya intensitas hujan.

Untuk diketahui, petani menggunakan sistem lelang untuk menjual hasil panenan cabai kepada para pedagang. Para pedagang ini berasal dari sejumlah daerah.

“Kalau sistem lelang ini sudah berjalan dari dulu, kami tidak langsung menjual ke pasar tetapi langsung ke pedagang besar,” katanya.

Diakuinya, para petani lebih suka menjual barang langsung ke pedagang karena selama ini jika menjual barang ke pengecer di pasar harus menggunakan sistem utang barang.

“Jadi kalau dijual ke pasar, petani langsung berhubungan dengan pengecer. Setelah itu, barang dagangan harus laku dulu baru kemudian petani memperoleh bayaran dari pengecer,” katanya.

Tunov mengatakan sistem tersebut sangat merugikan petani karena praktik yang banyak terjadi di lapangan adalah pengecer hanya ambil barang dan barang tersebut tidak dibayarkan ke petani.

Oleh karena itu, pihaknya menyambut baik jika ada pasar induk di mana ada jaminan harga dan jaminan pembayaran yang melindungi petani.

“Kalau ada pasar induk yang memberikan jaminan harga dan pembayaran tentu petani tidak akan menjual melalui pedagang besar dengan sistem lelang tetapi akan langsung ke pasar induk,” katanya.(jn22/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *