Pemasangan Parking Meter di Semarang Disebut Mendesak

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang mendesak pemerintah setempat segera menerapkan pembayaran retribusi parkir tepi jalan secara elektronik dengan parking meter.

“Sistem ‘e-parking’ ini memiliki kelebihan karena langsung terhubung dengan sistem di Badan Pendapatan Daerah,” kata Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Agus Riyanto Slamet di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (4/4).

Bacaan Lainnya

Menurut dia, target retribusi parkir selama ini yang hanya Rp 3,7 miliar tidak pernah tercapai. Padahal target itu relatif kecil dibandingkan dengan yang diterapkan di kota-kota besar lainnya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengakui, sektor parkir memang rawan kebocoran, apalagi melihat target pendapatan dari retribusi parkir, khususnya tepi jalan yang tidak pernah tercapai.

Namun, kata dia, dengan pemasangan alat parking meter bisa mencegah kebocoran karena setoran dari masyarakat pengguna parkir langsung masuk ke kas daerah yang menjadi pendapatan asli daerah.

“Makanya, kami minta ‘e-parking’ segera dilaksanakan. Pasang alat parking meter. Semakin besar pendapatan asli daerah maka program-program pembangunan yang direncanakan semakin lancar,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengakui sektor parkir selama ini bukan hanya mengalami kebocoran, melainkan sudah jebol.

Rencananya, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan segera memasang alat parking meter di sejumlah ruas jalan sebagai percontohan yang akan diikuti di ruas-ruas jalan lainnya. (jwn5/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *