Bepe dan Firman Utina Bawa Indonesia Berkibar di White Hart Line

  • Whatsapp
20170410 Copyright onEdition 2017 Free for editorial use image, please credit: onEdition AIA Grand Finals at Tottenham Hotspur FC at White Hart Lane, North London. This image is copyright the onEdition 2017©. This image has been supplied by onEdition and must be credited onEdition. The author is asserting his full Moral Rights in relation to the publication of this image. Rights for onward transmission of any image or file is not granted or implied. Changing or deleting Copyright information is illegal as specified in the Copyright, Design and Patents Act 1988. If you are in any way unsure of your right to publish this image please contact onEdition on 0845 900 2 900 or email: [email protected]

LONDON, Jowonews.com – Tim AIA Indonesia yang bermain di bawah asuhan Bambang Pamungkas (Team Manager) dan Firman Utina (Head Coach) menjadi runner up dalam babak Grand Final AIA Championship 2017 di London. Tim perwakilan AIA Indonesia yang diberi nama Sadewa ini berhasil menjadi juara 2 dalam babak Grand Final yang dilaksanakan di White Hart Lane, London, markas tim Liga Premier Inggris, Tottenham Hotspur (10/4).
Tim Sadewa menjamu Tim Thailand dalam babak Grand Final yang berlangsung begitu ketat. Thailand unggul lebih dulu di babak pertama, namun Rifki Rahman berhasil membawa Sadewa mengimbangi permainan dengan skor 1 – 1 yang bertahan hingga rehat babak pertama.

Di babak kedua, Sadewa terus menggempur dan kedua tim saling berbalas gol hingga skor bertahan 2 – 2 lewat gol Aldo Prasetyo. Menit – menit terakhir, permainan semakin memanas hingga Tim Thailand berhasil unggul 4 – 2 sampai peluit panjang ditiupkan. Hasil ini menempatkan Tim Sadewa sebagai juara 2.

Penjaga gawang Tim Sadewa, Shabir Arsya Janitra Silitonga dinobatkan sebagai Best Goalie alias Penjaga Gawang Terbaik dalam ajang AIA Championship 2017.

Selain dilatih oleh Bambang Pamungkas (Bepe), Tim Sadewa juga mendapat asuhan dari Legenda Spurs, Micky Hazard, selama pertandingan final, ditambah tim pelatih dari Spurs Academy. Tim Sadewa juga mendapat kesempatan untuk bertemu dengan para pemain Tottenham Hotspur dalam sesi latihan bersama di Spurs Training Ground. Perjalanan dalam Grand Final AIA Championship 2017 ini juga dilengkapi dengan momen menikmati keindahan kota London.

Bambang Pamungkas, Team Manager AIA Championship 2017 menyatakan pertandingan final kemarin bukanlah pertandingan yang mudah. Sebab kedua tim pernah bertemu di Hong Kong saat babak regional. “Jadi kami sama-sama tahu kekuatan masing-masing, hal tersebut membuat pertandingan berjalan ketat dan dengan tensi yang tinggi. Keadaan berubah ketika salah satu pemain kita harus keluar karena kartu kuning,” ujar dia.

“Saya harap pengalaman ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi mereka dan bakat-bakat sepak bola Indonesia lainnya untuk dapat berjaya di kancah internasional,” tegas Bepe. (jwn5)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *