Iran Tak Perlu Izin Siapapun Buat Rudal

  • Whatsapp

DUBAI, Jowonews.com – Iran tidak akan meminta izin siapa pun untuk membuat peluru kendali, kata Presiden Hassan Rouhani pada Sabtu (15/4), seakan menentang upaya Amerika Serikat menghambat ketentaraan Iran.

Dalam menghadapi pemilihan umum pada Mei, saat ia berharap merebut masa bakti empat tahun kedua, Rouhani harus membela diri dari lawan, yang menyatakannya terlalu mudah menenangkan Barat, dengan menyetujui pengekangan kegiatan nuklir Iran sebagai penukar pencabutan hukuman.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengecam kesepakatan nuklir itu dan dalam kampanye pemilihan umum, ia menyatakan akan menghentikan pembuatan peluru kendali Iran. Setelah Iran kembali melakukan uji tembak peluru kendali balistik pada Januari, Trump berkicau bahwa negara itu “bermain api”.

Dalam acara yang menampilkan beberapa perangkat keras ketentaraan buatan dalam negeri dan disiarkan televisi pemerintah, Rouhani mengatakan, “Penguatan kemampuan angkatan bersenjata Iran hanya untuk membela negara dan kami tidak akan meminta izin siapa pun dalam membangun angkatan bersenjata dan membuat peluru kendali serta pesawat.” Ia mengatakan, “Iran tidak pernah memiliki tujuan menyerang, tapi perdamaian bukan jalan satu arah dan bahwa kami memutuskan berdamai dengan pihak lain … mungkin tidak. Jadi, ada kebutuhan untuk waspada.” Rancangan undang-undang untuk menjatuhkan hukuman baru atas peluncuran peluru kendali balistik Iran dan kegiatan bukan nuklir lain ditunda di Senat Amerika Serikat karena kekhawatiran akan pemilihan Presiden itu.

Iran menyatakan uji peluru kendali itu tidak tercakup dalam kesepakatan nuklir tersebut.(jwn4/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *