ilustrasi

CILACAP, Jowonews.com – Anggota Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah, menangkap tiga pengedar sabu-sabu di tempat berbeda, kata Kepala Polres Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Yudho Hermanto.

“Penangkapan terhadap ketiga pelaku berawal dari informasi masyarakat tentang transaksi jual beli narkoba di Jalan Raya Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap,” katanya melalui Kepala Satresnarkoba Ajun Komisaris Polisi Sumanto di Cilacap, Selasa (18/4).

Setelah dilakukan penyelidikan, kata dia, petugas melakukan penggeledahan terhadap seseorang berinisial PWT alias Gembus (38), warga Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan, dan menemukan barang bukti berupa empat paket sabu-sabu seberat 2 gram.

Dari penangkapan tersebut, lanjut dia, petugas mengembangkan kasus dan berhasil menangkap RA alias Gepeng (43), warga Kelurahan Donan, Kecamatan Cilacap Tengah, di rumah kosnya, Kelurahan Sidanegara, Kecamatan Cilacap Tengah, dan menyita barang bukti berupa tiga paket sabu-sabu seberat 2 gram beserta sebuah alat hisap atau bong.

Menurut dia, pihaknya juga menangkap EWS alias Eri (42) di rumahnya, Kelurahan Sidakaya, Kecamatan Cilacap Selatan, dan menyita barang bukti sabu-sabu seberat 0,8 gram serta sebuah bong.

Ia mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui bahwa sabu tersebut rencananya akan diedarkan oleh para pelaku kepada pembeli yang merupakan pengguna narkoba di wilayah Cilacap.

“Setiap paketnya dijual pelaku dengan harga Rp1,2 juta,” katanya.

Kasatnarkoba AKP Sumanto mengatakan pelaku menjual sabu-sabu tersebut dengan cara meletakkan barang haram itu di suatu tempat dan selanjutnya memberitahu pembelinya melalui pesan singkat untuk mengambilnya.

Dengan demikian, kata dia, antara penjual dan pembeli tidak pernah bertemu.

“Kami masih melacak asal sabu-sabu tersebut untuk mengungkap jaringan yang lebih besar lagi,” katanya.

Terkait ancaman hukuman bagi para pelaku, dia mengatakan ketiga pengedar sabu-sabu tersebut dijerat Pasal 114 ayat 1 juncto Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun penjara.(jwn4/ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here