JAKARTA, Jowonews.com –Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyatakan selisih perolehan suara dalam hitung cepat Pemilihan Kepala Daerah Jakarta 2017 putaran dua antara Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dn Anies Baswedan-Sandiaga Uno, di luar dugaan.

“Hasil hitung cepat ini saya kira di luar perkiraan, juga oleh semua orang, karena ternyata selisihnya sampai 15-16 persen. Pasalnya sebelum Pilkada diperkirakan selisihnya menang tipis, artinya suara Ahok tidak bertambah, dan 17 persen dari pasangan calon nomor satu pindah ke sini semua,” kata Zulkifli di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN, Jakarta, Rabu (19/4).

Atas hasil hitung cepat ini, Zulkifli yakin tidak akan ada gugatan terlebih telah ada pernyataan sikap dari pasangan Ahok-Djarot yang mengucapkan selamat pada Anies-Sandi walau belum ada hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Sebenarnya gugatan itu hak, bisa saja, tapi MK kan akan lihat, untuk Jakarta kan jika selisih satu persen bisa diterima, namun ini 15 persen, akan tetapi gugatan bisa saja. Tapi kalau lihat sekarang ini saya kira tidak akan ada gugat menggugat,” tuturnya.

Partai berlambang matahari tersebut diketahui memang mendukung pasangan calon Anies-Sandi selepas calon yang mereka usung, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni kalah dalam perolehan suara di putaran pertama. Namun Zulkifli menyebut itu bukanlah usulan pengurus pusat.

“Kami memberi dukungan itu kan karena semua mintanya itu dari ranting, cabang, kelurahan, kecamantam kabupaten kota, kotamadya, provinsi, semua mintanya itu. kita kan partai politik kan partai yang harus sampaikan aspirasi tak mungkin kita khianati yang diminta oleh publik itu,” ujar Zulkifli. (jwn5/ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here