SEMARANG, Jowonews.com – Kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Tengah ikut mendorong agar rendemen tebu atau kadar kandungan gula pada batang tebu bisa mencapai 11 persen agar kesejahteraan petani meningkat.

“Saat ini kami berupaya merealisasikan rancangan peraturan daerah mengenai peningkatan produktivitas tanaman tebu di Jateng,” kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah Yudi Sancoyo di Semarang, Jumat.

Ia menjelaskan bahwa jika raperda peningkatan produktivitas tanaman tebu sudah disahkan, maka akan sangat berguna terkait dengan operasional petani tebu di Provinsi Jateng. Ia mengungkapkan, rendemen tebu di Jateng pernah mencapai lebih dari 11 persen pada 2008. “Kalau sekarang di Jatim itu paling tinggi (tingkat rendemen tebu), kenapa di Jateng tidak bisa?,” ujarnya.

Menurut dia, jika rendemen tebu mencapai angka di atas 10 persen, maka bisa terwujud swasembada gula di Jateng. “Guna mencapai itu, kami akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait,” katanya.

Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah Chamim Irfani mendukung rencana pemerintah provinsi setempat merevitalisasi seluruh pabrik gula sebagai upaya memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mewujudkan swasembada gula.

“Revitalisasi pabrik gula yang juga bertujuan meningkatkan produktivitas gula berkualitas itu perlu dilakukan karena kondisi hampir semua pabrik termasuk mesin penggiling tebu di Jateng sudah tua,” ujarnya. (jwn5/ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here