Mantan Pejabat BRI Semarang Dituntut 5 Tahun Penjara

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Mantan Asisten Manajer Operasional BRI Cabang Pattimura dan Pandanaran, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kaplink Samijan, dijatuhi hukuman lima tahun penjara dalam kasus pembobolan rekening di bank pemerintah tersebut.

Putusan yang dibacakan Hakim Ketua Sulistyo dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis itu, lebih ringan daripada tuntutan jaksa selama 5,5 tahun.

Selain hukuman badan, hakim juga menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp100 juta yang jika tidak dibayarkan maka akan diganti dengan hukuman kurungan selama dua bulan.

Hakim menyatakan terdakwa terbukti melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambahkan dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain itu, terdakwa juga dinilai terbukti melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

“Menyatakan terdakwa terbukti bersalah, menjatuhkan hukuman selama 5 tahun penjara,” katanya.

Hakim juga menjatuhkan hukuman berupa pembayaran uang pengganti kerugian negara sebesar Rp2,1 miliar.

Dalam perbuatannya, terdakwa terbukti membobol 18 rekening BRI di dua cabang tempatnya bekerja dengan total Rp2,1 miliar. Uang yang dicuri tersebut kemudian disimpan dalam rekening yang khusus disiapkan sebagai penampung.

Uang hasil pembobolan tersebut juga diinvestasikan untuk bisnis persewaan mobil.

Dalam pertimbangannya, hakim menilai perbuatan terdakwa tidak sejalan dengan upaya pemerintah memberantas tindak pidana korupsi.

Perbuatan terdakwa juga dinilai mengurangi kepercayaan terhadap BRI.

Atas putusan hakim tersebut, baik terdakwa maupun jaksa penuntut umum menyatakan pikir-pikir. (JWN3/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *