Jateng Seriusi Ganjil Genap di Tol Saat Lebaran

  • Whatsapp
Kendaraan pemudik terjebak kemacetan di jalan tol Palikanci, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (15/7). Pada puncak arus mudik H-2 Lebaran, ribuan kendaraan terjebak macet hingga 38 km antara jalan tol Cipali hingga tol Palikanci. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ed/aww/15.

SEMARANG, Jowonews.com — Jajaran Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah mendukung realisasi penerapan sistem nomor polisi ganjil-genap di jalan tol sebegai salah satu upaya mengendalikan kepadatan kendaraan pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2017.

“Sistem nopol ganjil-genap akan mengurangi volume kendaraan antara 20-30 persen,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah Satriyo Hidayat di Semarang, Selasa (9/5).

Menurut dia, penerapan sistem nopol ganjil-genap yang saat ini terus dikaji oleh berbagai pihak bisa juga untuk mengantisipasi kemacetan yang terjadi di sejumlah ruas jalan tol di Provinsi Jateng yang akan dibuka pada arus mudik-balik Lebaran tahun ini.

Selain itu, penerapan sistem nopol ganjil-genap juga untuk menghindari kemacetan kendaraan di beberapa pintu jalan tol. “Diharapkan tidak terjadi kemacetan puluhan kilometer seperti yang terjadi di Brexit pada arus mudik Lebaran tahun lalu,” ujarnya.

Terkait dengan wacana sistem nopol ganjil-genap, Satriyo menjelaskan bahwa kendaraan dengan nopol ganjil diizinkan melintas di ruas jalan tol pada tanggal ganjil, sedangkan nopol genap diperbolehkan melintas pada tanggal genap.

Kendaraan yang nopolnya ganjil yang mudik pada tanggal genap diminta melintas di ruas jalan nasional tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. (jwn5/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *