Kerusakan Jalan Akibat Proyek Tol Batang-Semarang Diperbaiki Simultan

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan kerusakan jalan yang dilalui truk pengangkut material proyek jalan tol Batang-Semarang di sejumlah daerah, akan diperbaiki secara simultan oleh pelaksana pembangunan.

“Jalan-jalan yang jalan tolnya sudah selesai itu secara simultan akan langsung diperbaiki. Jadi jangan khawatir,” katanya saat meninjau proyek jalan tol Batang-Semarang di Kalikangkung, Kelurahan Gondoriyo, Kecamatan Tambakaji, Semarang, Selasa.

Menurut Ganjar, perbaikan jalan rusak akibat dilalui truk pengangkut material itu sudah masuk dalam rencana pembangunan jalan tol.

“Saya minta kepala daerah yang jalan sementaranya dipakai untuk mengangkut material, tolong sampaikan kepada masyarakat untuk bersabar, itu pasti akan diperbaiki,” ujar politikus PDI Perjuangan itu.

Sebelumnya, Ganjar tidak mempermasalahkan pembuatan jalan sementara mulai Brebes Exit hingga Weleri, Kabupaten Kendal, pada proyek pembangunan jalan tol Batang-Semarang yang menjadi sorotan kalangan anggota DPRD Jateng.

Ganjar menjelaskan bahwa pembuatan jalan sementara untuk mengangkut berbagai material pembangunan jalan tol Batang-Semarang itu diperlukan meskipun membutuhkan biaya hingga miliaran rupiah dan harus dibongkar setelah proyek selesai dikerjakan.

“Hal ini merupakan persoalan teknis dalam sebuah pembangunan jalan tol dan jalan tol gak jadi lho, kecuali ada insinyur yang punya teori lain, umpama nanti materialnya didrop dari udara, itu boleh,” katanya.

Seperti diwartakan, Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah Hadi Santoso menilai pembangunan jalan sementara mulai Brebes Exit hingga Weleri, Kabupaten Kendal, pada proyek jalan tol Batang-Semarang, kurang tepat dan menghambur-hamburkan anggaran.

“Anggaran yang digelontorkan terlalu besar untuk sekadar jalan sementara, biaya sekitar Rp72 miliar dari APBN hanya untuk 20 hari operasi arus mudik merupakan pilihan yang tidak tepat, apalagi setelah Lebaran, kontruksi jalan akan dibongkar lagi,” ujarnya.

Jika ada pilihan lain, kata dia, sebaiknya uang sebanyak itu digunakan untuk perbaikan jalan nasional di Jateng yang masih banyak rusak. (JWN3/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *