SURAKARTA, Jowonews.com – Kepolisian Resor Kota Surakarta berhasil meringkus empat warga yang terlibat perjudian capjikia yang digelar di sebuah warung wedangan di Kampung Tawangsari RT 01 RW 34 Kelurahan Mojosongo Jebres Solo.

Kepala Polresta Surakarta AKBP Ribut Budi Wibowo melalui Kapolsek Jebres Kompok Juliana, di Solo, Rabu, mengatakan, empat warga pelaku perjudian tersbeuy yakni Sadimin (60) warga Mojosongo Jebres Solo diduga sebagai bandarnya, Agus Suryanto (33) warga Karanganyar, Suhari (56) warga Mojosongo Solo, dan Supriyono (38) warga Mojosongo Solo.

“Keempat warga yang terlibat perjudian ini, sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsek Jebres untuk proses hukum,” kata Juliana.

Selain itu, petugas juga berhasil menemukan sejumlah barang bukti antara lain sebuah buku tulis, bolpoin untuk sarana judi capjikia, handphone merek NLG untuk kode nomor yang keluar, uang tunai pasangan Rp85 ribu.

Juliana mengatakan polisi berhasil mengungkap kasu perjudian capjikia tersebut dari keterangan masyarakat yang melaporkan kawasan itu, sering digunakan untuk perjudian.

“Kami kemudian menurunkan petugas untuk melakukan penyelidikan ke lokasi, dan ternyata benar di sebuah warung wedangan Pak Solehndi Tawangsari Jebres untuk judi capjikia,” kata Juliana.

Polisi kemudian melakukan menangkapan terhadap seorang bandar, dan tiga orang pemasangnya, sedangnya lainnya saat dilakukan penggerebekan sempat melarikan diri, pada Selasa (16/5) petang.

Tersangka Sadimin mengaku menjadi bandar judi capjikia belum lama dan baru pertama kali dilakukan. Kegiatan ini, hanya untuk mencari uang tambahan.

“Keempat pelaku judi tidak bisa mengelak saat diamankan oleh polisi. Mereka langsung dibawa ke Polsek untuk pemeriksaan,” katanya Atas perbuatan keempat tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHP, tentang Perjudian dengan ancaman penjara paling lama 10 tahun.

Kendati demikian, Juliana berharap peran masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing soal Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), terutama masalah penyakit masyarakat (Pekat) seperti judi, minuman keras, narkoba dan Perempuan Seks komersial (PSK).

“Kami terus memberantas Pekat sehingga Solo tetap aman dan kondusif,” katanya. (JWN3/Ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here