Polres Pekalongan Berikan 1.500 Bukti Pelanggaran Selama Operasi Patuh 2017

  • Whatsapp

PEKALONGAN, Jowonews.com – Kepolisian Resor Pekalongan, Jawa Tengah, selama kegiatan “Operasi Patuh 2017” yang dilaksanakan sejak 9 Mei hingga 17 Mei 2017 telah memberikan 1.500 bukti pelanggaran pada pengendara sepada motor dan pengemudi mobil.

Kepala Polres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa sebagai besar para pelanggar berkendaraan ini adalah mereka tidak membawa atau memiliki surat kelengkapan berkendaraan.

“Adapun, sebagian besar jumlah pelanggaran didominasi oleh para pelajar dan disusul karyawan perusahaan,” katanya.

Pada kegiatan “Operasi Patuh Candi” yang akan dilaksanakan sejak 9 Mei hingga 22 Mei 2017 ini, kata dia, polres telah mengedepankan pada tindakan penegakan hukum.

“Oleh karena, kami mengimbau pada pengendara selalu menyiapkan kelengkapan surat-surat sah berkendaraan saat bepergian dengan menggunakan sepeda atau mobil,” katanya.

Ia yang didampingi Kepala Unit Dikyasa, Aiptu I Gede Sudiasa mengatakan adapun untuk lokasi gelar operasi akan dilaksanakan di sejumlah titik terutama rawan kecelakaan.

“Kegiatan operasi akan kami gelar baik siang, pagi, maupun malam di sejumlah titik rawan laka, seperti jalur pantura Siwalan, Kedungwuni,” katanya.

Menurut dia, pada gelar operasi ini akan terpusat dengan target antara lain pengguna jalan yang melanggar secara kasatmata, seperti tidak memakai helm, spion, dan lampu.

“Kami berharap pada masyarakat patuh saat berkendaraan. Kami minta adanya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas baik itu tidap ada operasi maupun tidak,” katanya. (JWN3/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *