Pansus RUU Pemilu Targetkan 14 Isu Selesai

  • Whatsapp

JAKARTA, Jowonews.com – Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu menargetkan 14 isu diputuskan dalam rapat selama dua hari bersama pemerintah, yaitu Selasa-Rabu (23-24 Mei), kata Wakil Ketua Pansus Pemilu Ahmad Riza Patria.

“Dalam dua hari ini diharapkan dapat diputuskan paling tidak 14 isu, sementara itu lima isu lainnya pada pekan depan,” kata Riza Patria di Jakarta, Selasa.

Dia menjelaskan 14 itu antara lain penambahan jumlah anggota DPR, kedudukan KPU di kabupaten dan kota apakah adhoc atau permanen, dan uang saku bagi saksi.

Menurut Riza, Pansus Pemilu menghindari pemungutan suara atau “voting” dalam mengambil keputusan namun dilakukan dengan musyawarah dan mufakat.

“Diusahakan dengan musyawarah dalam mengambil keputusan, diharapkan dua hari ini selesai lalu tinggal mengikuti perkembangan berikutnya,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra itu mengatakan rapat Pansus Pemilu dengan pemerintah selama dua hari itu akan mengambil keputusan terkait isu-isu strategis yang harus segera diputuskan.

Menurut Riza, masih ada 19 isu strategis yang harus diambil keputusan, 14 isu pada pekan ini dan lima di pekan depan.

Sebelumnya, Pansus RUU Pemilu pada Senin (22/5) batal melakukan pengambilan keputusan atau “voting” terkait isu-krusial dalam RUU tersebut, dan diagendakan pada Selasa (23/5).

“Pengambilan keputusannya besok (Selasa, 23/5) karena hari ini rapat internal persiapan untuk besok,” kata Ketua Pansus Pemilu Lukman Edy di Gedung Nusantara II, Jakarta, Senin (22/5).

Lukman mengatakan pemerintah juga baru menyatakan kesiapan mengikuti rapat Pansus Pemilu mulai Senin-Rabu (22-24 Mei) yaitu Menteri Dalam Negeri, Menteri Hukum dan HAM, dan Menteri Keuangan.

Menurut dia, setelah rapat internal Pansus pada Senin (22/5) siang, akan diputuskan waktu rapat dengan pemerintah.

“Kalau rapat internal Pansus hari ini maka besok akan rapat terkait 19 isu yang ditunda di Panja untuk diambil keputusan,” ujarnya.

Politisi PKB itu menjelaskan kelanjutan pembahasan RUU Pemilu tetap dilakukan dengan pemungutan suara atau “voting” terkait 19 poin yang belum disepakati.

Sementara itu menurut dia, dari 19 isu itu, 15 diselesaikan oleh Pansus dengan pemerintah dan sisanya melalui rapat paripurna.

“Untuk jadwal Rapat Paripurna, tanyakan langsung ke Pimpinan DPR,” katanya.

Sebelumnya Lukman menyatakan, kelanjutan pembahasan RUU Pemilu diselesaikan pada Senin (22/5) karena pemerintah sedang mengikuti acara di Natuna, Kepulauan Riau yang berlangsung hingga Minggu (20/5).

Ada beberapa poin yang belum mencapai kesepakatan menyangkut ambang batas parpol mengajukan calon presiden atau “presidential threshold”, ambang batas parlemen atau “parliamentary threshold”, mekanisme penghitungan suara, serta sistem Pemilihan Legislatif (Pileg). (JWN3/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *