SEMARANG, Jowonews.com — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Heru Sudjatmoko mengambil formulir pendaftaran bakal calon gubernur/wakil gubernur (cagub/cawagub) di DPD PDIP, Kamis (10/8).

Menurut sumber di internal DPD PDIP Jateng, keduanya akhirnya mengambil formulir setelah menghadap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jakarta, Rabu (9/8) malam. Keduanya disebut meminta restu dari Megawati untuk maju gelanggang di Pilgub Jawa Tengah. Meski demikian, keduanya belum pasti mendapat rekomendasi dari Mega.

“Pak Ganjar dan Pak Heru menemui Bu Mega di Jakarta. Mereka pamitan mau mengambil formulir di PDIP,” ungkap sumber tersebut yang mengaku mendapat informasi langsung dari Heru.

Masih menurut pengurus PDIP tersebut, Megawati hanya menemui sebentar keduanya. Bahkan terkesan Mega agak mendiamkan Ganjar. Heru disebut lebih banyak diajak bicara dibanding Ganjar.

Meski demikian, keduanya dipersilahkan mengambil formulir ke DPD PDIP Jateng. Sehingga akhirnya secara resmi Ganjar dan Heru mengambil formulir, Kamis kemarin.

Menariknya, entah ada kaitannya atau tidak, saat mengambil formulir Ganjar Pranowo tidak mengambil senndiri. Dia hanya mewakilkan kepada pengurus DPD PDIP Jateng, Iwan Laksono. Sementara Heru Sudjatmoko mengambil formulir bakal cawagub sendiri.

Kepada wartawan, Iwan menyampaikan bahwa dirinya mendapat amanah secara resmi dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk mengambil formulir pendaftaran bakal calon gubernur.

“Sebagai sahabat, kader, dan warga Jateng, saya hanya melaksanakan amanah dari Bapak Ganjar untuk mengambil formulir pendaftaran bakal calon gubernur di kantor DPD PDIP Jateng,” katanya.

Iwan mengaku sudah dua kali mendapat amanah dari Ganjar Pranowo untuk mengambil formulir pendaftaran bakal calon gubernur.”Pada 2013 saya juga mengambilkan formulir pendaftaran untuk Pak Ganjar,” ujarnya.

Kendati demikian, Iwan enggan menjelaskan pertimbangan Ganjar Pranowo maju kembali sebagai petahana pada Pilgub Jateng 2018.”Saya tidak bisa menjelaskan panjang lebar mengenai hal itu, saya hanya melaksanakan amanah untuk mengambil formulir pendaftaran saja,” katanya.

Menurut dia, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo akan mengembalikan sendiri berkas pendaftaran bakal calon gubernur sesuai dengan ketentuan partai pada Jumat (11/8) siang.

Sementara Heru Sudjatmoko mengaku sengaja mengambilnya usai Ganjar, sebagai bentuk penghormatan dirinya pada gubernur. Rencananya, pengembalian formulir akan dilakukan 11 Agustus 2017. Saat pengembalian, ada kemungkinan dilakukan bersamaan dengan Ganjar.”Balikin formulirnya nanti juga setelah pak gubernur, kalau diajak bareng ya bareng,” ujarnya.

Saat ditanya, mengapa tidak ingin mendaftar sebagai calon gubernur, Heru mengatakan, bahwa langkahnya ini sudah diniati sebagai kesempatan untuk bisa mengabdi untuk PDI Perjuangan dan warga Jateng.

“Saya mengukur kemampuan saya dari berbagai sisi, rasanya saya nggak mampu lah kalau nyalon gubernur. Maka saya menghormati pak gubernur karena beliau nyalon lagi,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here