ilustrasi

SOLO, Jowonews.com — Penerimaan pajak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah II dari awal tahun hingga saat ini mencapai sekitar Rp4 triliun.

“Dengan capaian ini artinya realisasi sudah mencapai 44,35 persen dari target Rp 11 triliun hingga akhir tahun,” kata Kepala Kanwil DJP Jateng II Rida Handanu di Solo, Jumat (11/8).

Ia memerkirakan mendekati akhir tahun ini pencapaian pajak akan terus meningkat seiring dengan aktivitas perekonomian yang makin tinggi di akhir tahun.

“Seperti misalnya proses lelang proyek pemerintah kan baru di mulai bulan Mei, selanjutnya pembayaran baru dilakukan di kisaran bulan Juli-Agustus 2017. Jadi memang penyerapan anggaran banyak terjadi di akhir tahun,” katanya.

Terkait dengan hal itu, pihaknya terus aktif melakukan sejumlah upaya agar kesadaran wajib pajak untuk membayar pajak makin tinggi.

“Beberapa upaya yang kami lakukan di antaranya melakukan penyisiran untuk menjaring wajib pajak baru dan mendata setiap tempat yang memiliki potensi ekonomi cukup tinggi,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga mengajak kerja sama para pengusaha untuk menyukseskan capaian pajak di tahun ini.

“Seperti misalnya ketika pengusaha melakukan transaksi uang cukup besar dengan ‘buyer’ dan ternyata ‘buyers’ ini belum ber-NPWP, kami berharap pengusaha ikut mengimbau ‘buyers’ untuk segera memiliki NPWP,” katanya.

Sementara itu, mengenai penerapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan belum akan diterapkan saat ini.

“Perppu ini baru efektif diterapkan mulai bulan September 2018. Nantinya kami akan mendahului dengan sosialisasi kepada masyarakat dalam hal ini wajib pajak,” katanya. (jwn5/ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here