SOLO, Jowonews.com — Kepolisian Resor Kota Surakarta telah mengumpulkan sejumlah barang bukti dan meminta keterangan saksi untuk menangkap pelaku kasus dugaan penipuan oleh biro travel “Umrah Hannien Tour” di Solo.

“Kami sedang meminta lima saksi korban dan mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap pelakunya,” kata Kepala Satuan Reskrim Polres Kota Surakarta Kompol Agus Puryadi di Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/10).

Menurut Agus Puryadi, jika barang bukti sudah dinilai cukup segera dilakukan penangkapan dua orang yang diduga sebagai pihak manajemen biro travel yang bersangkutan.

“Kami menerima sebanyak 20 korban yang melaporkan kasus penipuan tersebut dan kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, karena setiap korban dengan menyetorkan biaya umrah antara Rp21 juta hingga Rp26 juta,” kata Agus.

Agus menjelaskan, biro travel umrah yang berkantor di Solo Paragon Mall lantai tiga di Jalan Yosodipuro Nomor 133, Mangkubumen, Banjarsari, Solo, itu sudah lama tutup. Dia memiliki kantor pusat di wilayah Jawa Barat.

Masyarakat yang menjadi korban telah menyetorkan biaya umrah sejak Januari hingga Februari 2017, tetapi hingga sekarang mereka hanya dijanjikan segera diberangkatkan ke Tanah Suci oleh pihak biro travel tersebut.

“Korban sekarang melaporkan dan meminta agar uang yang sudah disetorkan dapat dikembalikan,” katanya.

Polisi sedang melakukan pengembangan kasus tersebut, jika bukti sudah kuat segera mengamankan pihak manajemen biro travel yang berinisial A dan Oo.

“Kami segera mencari pelakunya dari tempat persembunyiannya dengan koordinasi dengan Polres lain,” katanya. (jwn5/ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here