Kudus akan Tertibkan Belasan Minimarket Melanggar Perda

  • Whatsapp
minimarket

KUDUS, Jowonews.com — Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, siap menertibkan minimarket yang dinilai belum mematuhi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12/2017 tentang Penataan dan Pembinaan Toko Swalayan, khususnya soal jam operasional.

“Hasil monitoring kami di 15 minimarket di Kabupaten Kudus, sebagian besar buka selama 24 jam, khususnya di jalur pantura,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kudus Djati Solechah saat rapat koordinasi dengan Komisi B DPRD Kudus di ruang Komisi B DPRD Kudus, Selasa (7/11).

Untuk itu, kata dia, dirinya siap menertibkan sepanjang penertibannya mengikuti prosedur yang ada.

Sementara itu, Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Imam Prayitno mengungkapkan, bahwa Dinas Perdagangan sudah memanggil perwakilan dari Indomaret maupun Alfamart untuk membicarakan soal Perda nomor 12/2017 tersebut.

Selain soal jam operasional yang harus dipatuhi, lanjut dia, akan membicarakan soal kemitraan dengan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Hanya saja, kata dia, hanya dari Alfamart yang bersedia hadir, sedangkan dari Indomaret belum memenuhi undangan.Dari pihak Alfamart, katanya, siap mematuhi perda tersebut, termasuk soal kemitraan, maupun soal jam operasional.

Terkait dengan kemitraan, kata dia, sedang ada penjajakan, terutama terhadap UMKM yang dinilai siap menjadi mitra.Ia mengatakan, kemitraan yang hendak dilakukan, meliputi penyediaan gerai untuk produk UMKM, penitipan barang, serta pembuatan gerai di luar.

“Kami menilai, Alfamart memang menunjukkan keseriusannya karena sudah dilakukan penjajakan,” ujarnya. (jwn5/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *