Mi Penyebab Keracunan di Kudus Diuji Lab

  • Whatsapp

KUDUS, Jowonews.com — Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, melakukan pengujian sampel mi instan yang diduga menyebabkan keracunan massal di SD Negeri Kayuapu, Kecamatan Bae, Kudus.

“Sampel yang diambil sudah lengkap, bukan hanya mi-nya saja, melainkan bumbu lainnya,” kata Kabid Pemberantasan Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Hikari Widodo di Kudus, Jumat (10/11).

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, upaya tersebut untuk mengungkap penyebab pasti terjadinya keracunan massal yang dialami siswa SD di Kudus hari ini (10/11).

Sampel makanan tersebut, kata dia, dikirimkan ke Laboratorium Daerah Provinsi Jateng Jumat ini (10/11) untuk diteliti lebih lanjut. “Mudah-mudahan, dalam waktu dekat bisa diketahui penyebab terjadinya keracunan yang dialami siswa SD tersebut,” ujarnya.

Jumlah siswa yang diduga mengalami keracunan setelah menyantap mi instan yang dijajakan pedagang kaki lima di sekitar SD Negeri Kayuapu sebanyak 15 anak dan 13 anak di antaranya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi.

Sementara dua anak yang diduga keracunan dibawa pulang orang tuanya ke rumah untuk diobati sendiri. Belasan anak yang dirawat di RSUD, kini diperbolehkan pulang ke rumah karena kondisinya sudah membaik. (jwn5/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *