ilustrasi

TEMANGGUNG, Jowonews.com – Pelaksanaan pembangunan fisik dari penggunaan dana desa tahap I di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, saat ini mencapai 80 persen, kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermades) Kabupaten Temanggung Agus Sarwono.

“Tinggal menyelesaikan 20 persen sembari menyelesaikan pembayaran pada penyedia jasa dan tenaga kerja. Pembayaran ini akan menggunakan dana desa tahap II,” katanya di Temanggung, Senin (13/11).

Ia menuturkan pencairan dana desa tahap II agak terlambat karena pengajuan dari desa semula juga terlambat.

Pada tahap I, pencairannya baru Juni 2017, seharusnya Juli 2017 sudah langsung dilaksanakan pengerjaannya sehingga Oktober 2017 sudah bisa mencairkan tahap II, namun waktu itu semua dokumen belum lengkap sehingga terlambat.

Menurut dia, keterlambatan pencairan dana desa tahap II tidak akan berpengaruh apa-apa. Temanggung tidak akan mendapatkan sanksi dengan keterlambatan tersebut, karena begitu dicairkan dana tahap II hanya untuk membayar kekurangan pembayaran pada penyedia jasa dan membayar tenaga kerja. Hal ini bisa dilakukan dalam Desember 2017.

Ia menuturkan keterlambatan pencairan tersebut juga karena daerah masih kesulitan menyesuaikan diri dengan aplikasi online monitoring sistem perbendaharaan dan anggaran negara (OM SPAN) yang baru diterapkan.

Aplikasi OM SPAN adalah aplikasi berbasis web yang dapat diakses melalui jaringan internet dalam melakukan monitoring transaksi SPAN dan menyajikan reporting sesuai kebutuhan.

“Saat ini prosesnya masih di Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Kekayaan Aset Daerah (DPPKAD) untuk menggunakan aplikasi OM SPAN yang diterbitkan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN),” katanya Desa harus membuat laporan penggunaan dana desa tahap pertama. Laporan yang harus diserahkan meliputi laporan keuangan, laporan fisik serta foto realisasi penggunaan dana sejak dari nol hingga 50 persen. Semua laporan tersebut dikirim melalui email ke DPPKAD.

Pihak DPPKAD yang akan mengedit laporan, lalu meneruskannya ke KPPN Magelang.

Ia menyebutkan sejumlah 266 desa sudah menyetorkan laporan penggunaan dana desa tahap I, tinggal masuk ke aplikasi OM SPAN saja. Kalau proses ini sudah selesai, barulah dana bisa masuk ke rekening kas daerah dan maksimal satu pekan sudah ditransfer ke rekening kas desa.(jwn4/ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here