SEMARANG, Jowonews.com — Mantan ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad dikukuhkan menjadi Guru Besar Tidak Tetap Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Diponegoro Semarang.

“Kami terus mendorong semakin banyak guru besar, salah satunya menghadirkan tokoh hebat untuk berafiliasi dengan Undip,” kata Rektor Undip Prof Yos Johan Utama di Semarang, Jumat (12/1).

Guru Besar Fakultas Hukum (FH) Undip itu menjelaskan proses pengusulan Muliaman yang selama ini dikenal sebagai tokoh hebat di sektor keuangan tidak singkat, tetapi sudah lebih dari satu tahun lalu.

Menurut dia, penilaian dilakukan tidak hanya dari sisi akademik, melainkan juga dari sisi non-akademik, seperti “track record” yang bersangkutan agar tidak ada persoalan di kemudian hari.

“Kalau memang ada komplain dari masyarakat atau civitas akademika diselesaikan dulu. Demikian pula untuk gelar doktor honoris causa (HC), dimulai dari bawah kemudian naik secara bertahap,” katanya.

Yos mengatakan Muliaman selama ini merupakan sosok yang sudah banyak dikenal dan ternyata mendapatkan rekomendasi yang luar biasa banyak untuk pengusulan guru besar, termasuk dari luar negeri.

“Biasanya, hanya 5-6 rekomendasi, tetapi beliau ini rekomendasinya banyak sekali. Proses menjadi guru besar tetap itu sulit, guru besar tidak tetap lebih sulit,” katanya.

Di samping dinilai dari pengetahuan tasit atau pengetahuan tidak tertulis, kata dia, ternyata publikasi internasional untuk guru besar tidak tetap yang terindeks juga dinilai. (jwn5/ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here