Tol Kanci-Pejagan Minim Penerangan

  • Whatsapp
ilustrasi

PEKALONGAN, Jowonews.com – Para pengendara yang melintasi ruas Tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang, Jawa Tengah hingga keluar Brebes Timur pada malam hari diminta berhati-hati dan senantiasa waspada terhadap kondisi jalan karena minimnya lampu penerangan jalan.

Antara yang melintasi ruas tol sepanjang 55 kilometer itu pada Ahad malam (14/1) mendapati beberapa “traffic cone” dipasang di badan salah satu lajur di titik kilometer 222 – 223 namun pengendara tak mudah melihatnya karena kondisi jalan yang gelap.

Suasana gelap dibanyak titik di ruas tol yang menjadi bagian dari urat nadi transportasi logistik nasional itu semakin terasa akibat gerimis yang mengganggu jarak pandang pengendara, khususnya mereka yang jarang melintasi ruas tol yang terhubung dengan tol Jakarta-Cikampek, Cikopo-Palimanan, dan Palimanan-Kanci itu.

Di tengah kondisi demikian, penerangan di titik-titik yang belum dilengkapi lampu penerang di sepanjang ruas tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang tersebut terbantu oleh pantulan cahaya lampu-lampu kendaraan yang melintas.

Sementara itu, selepas pintu tol Brebes Timur, kendaraan-kendaraan yang hendak menuju Semarang belok kanan memasuki Jalur Pantai Utara (Pantura) dengan kondisi jalan yang relatif baik namun di banyak titik melekuk dan bergelombang.

Hujan deras yang sempat mengguyur jalan Pantura mulai dari Brebes hingga Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, pada Ahad malam itu menyisakan genangan air di sejumlah bahu jalan.

Di sepanjang jalan yang menghubungkan Brebes-Pekalongan itu, banyak marka jalan yang tak lagi jelas terlihat sehingga para pengendara diminta berhati-hati saat melintasi jalur tersebut di malam hari.

Pada Ahad malam menjelang dinihari itu, sebuah kendaraan minibus menabrak beton pembatas jalur di ruas Pantura menjelang Pekalongan.(jwn4/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *