BPBD: Tanah Longsor Terjadi di Dua Desa di Banyumas

  • Whatsapp
ILUSTRASI

BANYUMAS, Jowonews.com – Tanah longsor dilaporkan terjadi di dua desa di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah akibat hujan lebat yang turun sejak Rabu siang, kata Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyumas Kusworo.

“Kejadian pertama di Desa Samudra Kulon RT 03 RW 01, Kecamatan Gumelar, pada pukul 17.00 WIB,” kata dia di Purwokerto, Banyumas, Rabu malam.

Dalam kejadian tersebut, kata dia, rumah milik Kirwan (56) tertimpa talut pengaman rumah milik Warmi (45) yang berada di bagian atas.

Bahkan, kamar mandi milik Warmi turut terbawa talut yang longsor sepanjang 15 meter dan tinggi tiga meter itu.

Kejadian tersebut mengakibatkan atap rumah Kirwan rusak dan dinding samping rumahnya mengalami retak-retak.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor tersebut,” kata dia.

Kejadian tanah longsor kedua, kata Kusworo, pada pukul 20.30 WIB di Desa Gumelar RT 03 RW 09, Kecamatan Gumelar, dengan panjang longsoran mencapai tujuh meter dan tinggi lima meter.

Dia menjelaskan material longsoran dari tebing itu menimpa bagian belakang rumah milik Nasir (40) namun tidak sampai mengakibatkan kerusakan.

Kendati demikian, dia mengatakan tanah tebing di daerah tersebut pernah longsor pada Desember 2017 sehingga warga setempat meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya longsor susulan.

“Kami bersama petugas Koramil Gumelar telah mengecek dua lokasi longsor tersebut, sedangkan taksiran kerugian masih dalam pendataan,” kata dia.

Ia mengatakan bahwa TRC BPBD Banyumas bersama TNI/Polri, sukarelawan, dan warga akan bekerja bakti menyingkirkan material longsoran pada Kamis (25/1). (JWN3/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *