Gubernur Tunjuk Pelaksana Tugas Bupati Kebumen

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo segera menunjuk pelaksana tugas Bupati Kebumen pascapenetapan kepala daerah setempat sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi karena diduga menerima gratifikasi.

“Ya jabatan Bupati Kebumen langsung akan diisi pelaksana tugas, saat sudah jadi tersangka itu, setelah ditangkap dia telepon saya katanya akan mengundurkan diri,” kata Ganjar di Semarang, Rabu.

Politikus PDI Perjuangan itu mengaku tidak kaget dengan penetapan Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi karena rentetan kasus korupsi di Kabupaten Kebumen sudah lama terjadi.

Ganjar menyayangkan masih adanya kepala daerah di Provinsi Jateng yang terlibat berbagai kasus korupsi, apalagi para bupati/wali kota hasil pilkada telah mengikuti pelatihan antikorupsi di KPK secara bertahap.

Bahkan, Provinsi Jateng menjadi provinsi yang pertama melaksanakan pelatihan antikorupsi bagi kepala daerah.

“Cuma Jateng yang melakukan pelatihan antikorupsi bagi kepala daerah tingkat kabupaten/kota, saya tidak bisa mengontrol secara per individu. Biar penegak hukum saja yang kemudian bertindak,” ujarnya.

KPK menetapkan Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad sebagai tersangka karena diduga menerima gratifikasi.

Yahya menjelaskan bahwa penerimaan tersebut bukan gratifikasi, melainkan murni dalam posisi sebagai pengusaha dan sama sekali tidak terkait dengan jabatannya karena hal itu terjadi sebelum ia dilantik sebagai Bupati Kebumen.

Ia berkeinginan untuk mengundurkan diri dari jabatan Bupati Kebumen agar bisa fokus menjalani proses hukum dan tidak mengganggu jalannya roda pemerintahan. (JWN3/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *