CILACAP, Jowonews.com — Petugas gabungan yang terdiri atas Satreskrim Polres Cilacap dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Jawa Tengah menangkap seorang pedagang satwa liar yang dilindungi undang-undang, kata Kepala Polres Cilacap AKBP Djoko Julianto.

“Satwa yang dilindungi yang berhasil di sita adalah kukang dan lutung jawa,” katanya di Cilacap, Selasa (13/2).

Ia mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja sama Polres Cilacap dengan BKSDA setelah menerima laporan dari masyarakat tentang adanya perdagangan satwa dilindungi di Pasar Wage, Kesugihan Cilacap.

Dalam operasi yang digelar Selasa (13/2) pagi, kata dia, petugas menangkap satu orang berinisial KS (47), warga Desa Kranggan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, yang diduga memperdagangkan satwa dilindungi.

“Dari keterangan pelaku, kukang dan lutung jawa tersebut didapat dari penjual lain yang kemudian oleh pelaku dijual kembali dengan harga Rp500 ribu untuk satu ekor lutung jawa dan Rp150 ribu untuk satu ekor kukang,” tuturnya.

Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Jateng Resor Konservasi Wilayah Cilacap Teguh Arifriyanto mengatakan satwa dilindungi yang berhasil disita dari pedagang itu akan menjalani rehabilitasi sebelum dilepasliarkan di habitat aslinya.

Pelaku perdagangan satwa dilindungi tersebut dijerat Pasal 21 ayat 2 huruf a juncto Pasal 40 ayat 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (jwn5/ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here