Menkes: Protein Anak Bukan Hanya Susu

  • Whatsapp

JAKARTA, Jowonews.com — Menteri Kesehatan Nila Moeloek menjelaskan untuk memenuhi kebutuhan protein dan gizi anak bukan cuma bisa didapat dari susu melainkan juga bersumber dari ikan.

“Mencukupi kebutuhan protein anak-anak bukan hanya melalui susu. Ada makanan lain yang memiliki nilai gizi sama, tak kalah dengan susu, dan pasokannya jauh lebih berlimpah untuk mencukupi kebutuhan seluruh anak di Indonesia, makanan tersebut tidak lain adalah ikan,” kata Nila dalam siaran pers dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan di Jakarta, Sabtu.

Nila menegaskan bahwa protein hewani dan nabati perlu dikonsumsi bersama jenis pangan lainnya agar jumlah dan kualitas gizi yang dikonsumsi anak mencapai gizi seimbang.

Secara umum komposisi protein hewani pada ikan sebenarnya tidak terlalu berbeda kandungannya dengan protein hewani lainnya. Namun, ikan lebih menyehatkan karena lemak yang terkandung di dalamnya bukan merupakan lemak jenuh.

Sebagai salah satu sumber protein hewani, ikan mengandung asam lemak tak jenuh. Selain itu, kandungan omega 3 pada ikan jauh lebih tinggi dibanding sumber protein hewani lain.

“Sumber protein ikan memiliki kelebihan dibandingkan susu. Ikan tidak hanya mengandung protein, namun juga mengandung senyawa yang alami, yakni PUFA, EPA dan DHA,” tutur Nila.

Kualitas sumber protein ikan tidak bergantung pada harga. Baik ikan dengan harga terjangkau maupun ikan yang lebih mahal tetap bernilai gizi. Nila mencontohkan ikan kembung yang harganya terjangkau justru memiliki kandungan omega 3 sebanyak 1,5 kali lebih tinggi dari ikan salmon yang harganya justru lebih mahal.

Dia menjelaskan gagasan yang menjadikan susu sebagai konsumsi harian masyarakat Indonesia perlu ditunjang dengan kajian yang lebih mendalam. (jwn5/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *